KITAINDONESIASATU.COM – Telur selama bertahun-tahun kerap dikaitkan dengan masalah telur dan kolesterol.
Kekhawatiran tersebut muncul karena satu butir telur berukuran besar mengandung sekitar 185 mg kolesterol.
Kondisi ini membuat sebagian orang membatasi konsumsi telur karena khawatir dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.
Namun, penelitian terbaru menunjukkan hubungan tersebut tidak sesederhana yang selama ini dipercaya.
Bagi sebagian besar orang, mengonsumsi telur dalam jumlah wajar sebagai bagian dari pola makan yang sehat untuk jantung tidak secara signifikan meningkatkan kadar kolesterol darah maupun risiko penyakit kardiovaskular.
Meski demikian, kondisi setiap orang berbeda. Kelompok tertentu, termasuk orang dengan penyakit jantung, diabetes, atau kadar kolesterol tinggi akibat faktor genetik, mungkin perlu lebih berhati-hati dalam menentukan jumlah telur yang dikonsumsi.





