KITAINDONESIASATU.COM – Gelombang demonstrasi besar mengguncang Kenya setelah pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak atau BBM secara signifikan.
Kebijakan tersebut memicu kemarahan masyarakat dan operator transportasi yang menilai kenaikan harga semakin memperberat beban hidup di tengah tekanan ekonomi yang terus meningkat.
Aksi protes yang berlangsung pada Senin, 18 Mei 2026, berkembang menjadi kerusuhan di sejumlah wilayah.
Demonstrasi disertai mogok transportasi nasional itu menyebabkan situasi di beberapa kota berubah menjadi kacau dan menimbulkan korban jiwa serta puluhan warga mengalami luka-luka.
Kenaikan BBM Picu Krisis Transportasi dan Kericuhan
Kerusuhan dipicu penghentian layanan transportasi umum secara massal sebagai bentuk penolakan terhadap lonjakan harga bahan bakar.
Sejumlah ruas jalan utama dilaporkan mengalami gangguan akibat aksi blokade dan penumpukan massa demonstran.
Kenaikan harga BBM terjadi setelah pemerintah melakukan penyesuaian tarif bahan bakar dalam dua periode berdekatan.
Kondisi tersebut dipengaruhi gejolak pasar energi global yang mengalami tekanan akibat konflik di kawasan Timur Tengah.
