KITAINDONESIASATU.COM- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bogor kembali menggelar layanan jemput bola melalui program Lapak Capil di Kelurahan Sukadamai, Kecamatan Tanah Sareal, Selasa 19 Mei 2026. Program ini bertujuan mempermudah masyarakat dalam mengurus berbagai dokumen administrasi kependudukan tanpa harus datang ke kantor dinas.
Kepala Disdukcapil Kota Bogor, Ganjar Gunawan mengatakan, kegiatan Lapak Capil merupakan inovasi pelayanan yang rutin dilaksanakan dua kali dalam sepekan sebagai upaya mendekatkan layanan administrasi kependudukan kepada masyarakat.
“Alhamdulillah, kegiatan Lapak Capil ini sudah kami mulai sejak Januari 2024, yang berarti sudah berjalan lebih dari dua tahun hingga saat ini. Sudah puluhan ribu dokumen kependudukan yang kami cetak melalui layanan jemput bola ini. Untuk pelayanan reguler, masyarakat biasanya harus datang langsung ke kantor dinas, kecamatan atau Mal Pelayanan Publik (MPP),” ungkap Ganjar kepada wartawan.
Menurutnya, melalui layanan tersebut masyarakat dapat mengurus dokumen kependudukan langsung di kantor kelurahan dan diselesaikan pada hari yang sama. Program ini juga dinilai mampu menghemat biaya transportasi warga.
“Kami pastikan dokumen bisa diselesaikan saat itu juga. Kali ini pelayanan difokuskan pada bidang pencatatan sipil, termasuk perekaman KTP dan penggantian foto. Untuk pencetakan fisik KTP akan kami bantu arahkan ke kecamatan, karena tidak semua peralatan cetak bisa kami bawa ke lokasi. Proses perekaman dan ganti fotonya sudah bisa dilakukan sepenuhnya di sini,” paparnya.
Ganjar menjelaskan, Disdukcapil Kota Bogor juga terus mengembangkan pelayanan berbasis digital. Sejak 2023, pihaknya bekerja sama dengan Gojek untuk mendukung layanan administrasi kependudukan secara daring melalui aplikasi Pakuan Prima.
Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat mengajukan berbagai permohonan dokumen seperti pergantian KTP, Kartu Keluarga (KK), maupun akta kelahiran secara online. Hasil dokumen dapat diambil langsung melalui fasilitas drive-thru di kantor Disdukcapil atau dikirim ke rumah menggunakan layanan GoSend.
“Namun, berkat kerja sama dengan Gojek, kami memberikan opsi kemudahan tambahan. Jika masyarakat tidak sempat mengambil langsung ke dinas, dokumen bisa diantarkan ke rumah menggunakan layanan GoSend. Konsekuensinya tentu berbayar sesuai dengan jarak tempuh yang ditetapkan oleh kebijakan tarif Gojek. Dalam aplikasi Pakuan Prima, sudah otomatis tersedia pilihan untuk mengambil dokumen sendiri atau diantar melalui layanan Gojek,” jelasnya.
Sementara itu, Lurah Sukadamai, Muhari mengapresiasi pelaksanaan program Lapak Capil di wilayahnya. Menurutnya, antusiasme warga cukup tinggi meskipun informasi kegiatan baru diterima sehari sebelumnya.
“Pelayanan kependudukan ini sangat menyentuh warga kami yang membutuhkan, khususnya bagi keluarga prasejahtera, apalagi wilayah kami berbatasan langsung dengan kabupaten. Sehingga di wilayah kami, sebagian besar dokumen kependudukan ini sangat diperlukan masyarakat untuk mengurus Bantuan Sosial (Bansos) serta fasilitas kesehatan,” tuturnya.
Muhari menyebutkan, terdapat sekitar 1.400 penerima bantuan sosial di Kelurahan Sukadamai. Selain itu, perekaman data untuk pemilih pemula sebelumnya juga diikuti sekitar 1.200 warga.
“Jadi, kegiatan yang menyentuh langsung warga kurang mampu ini sangatlah tepat sasaran. Alhamdulillah, warga Kelurahan Sukadamai merasa sangat terbantu dengan hadirnya kegiatan Lapak Capil ini,” pungkasnya. (Nicko)
