NewsBerita Utama

Motor Hilang 8 Bulan, Tangis Neneng Pecah Saat Polisi Kembalikan di Polres Jakut

×

Motor Hilang 8 Bulan, Tangis Neneng Pecah Saat Polisi Kembalikan di Polres Jakut

Sebarkan artikel ini
news l 1fc9b465 0f86 4223 9a2e 064f8f54a7f6

KITAINDONESIASATU.COM -Warga Jakarta Utara, Neneng (51), tak kuasa menahan haru saat sepeda motor kesayangannya yang hilang dicuri selama delapan bulan akhirnya kembali ke tangannya. Momen emosional itu terjadi langsung di Polres Metro Jakarta Utara ketika Kapolres Kombes Pol Erick Frendriz menyerahkan kendaraan tersebut kepada korban.

“Alhamdulillah saya bisa bertemu lagi dengan motor ini. Lama saya cicil dan ketika lunas malah hilang dicuri,” ujar Neneng dengan mata berkaca-kaca, Selasa (19/5).

Motor itu diketahui raib saat dipakai sang adik di kawasan Danau Sunter. Sejak kehilangan kendaraan tersebut, aktivitas Neneng terganggu hingga berdampak pada mata pencariannya sehari-hari. Ia bahkan mengaku sempat pasrah dan tidak menyangka polisi mampu menangkap pelaku curanmor sekaligus menemukan motornya kembali.

Dalam suasana penuh haru, Neneng mengungkapkan motor itu akan langsung dibawa pulang dan dimandikan kembang sebagai simbol menghilangkan hal-hal buruk setelah pencurian yang dialaminya.

Ia juga menyampaikan apresiasi besar kepada Kombes Pol Erick Frendriz, Kasat Reskrim AKBP Awaludin Kanur, serta jajaran anggota kepolisian yang berhasil memburu pelaku kejahatan dan mengembalikan kendaraan miliknya.

“Kami berharap polisi terus memberantas begal dan pelaku kejahatan di Jakarta Utara,” katanya.

Sementara itu, Kombes Pol Erick Frendriz memastikan kendaraan tersebut sudah bisa dipakai kembali oleh korban untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Namun, motor itu sewaktu-waktu masih dapat dipinjam sebagai barang bukti persidangan.

Pihak kepolisian juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap aksi curanmor dengan memasang kunci ganda, memilih lokasi parkir yang aman, serta memanfaatkan kamera pengawas atau CCTV.

Polisi pun menegaskan patroli rutin dan pos pemantauan akan diperkuat demi menekan aksi kriminal di wilayah Jakarta Utara. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *