KITAINDONESIASATU.COM – Bulan Ramadhan tinggal menghitung hari. Umat Muslim di seluruh dunia bersiap menyambutnya dengan suka cita.
Namun, bagi mereka yang tengah menjalani pengobatan gangguan kejiwaan, bulan suci ini bisa menjadi tantangan tersendiri.
Pertanyaan klasik selalu muncul: bagaimana cara minum obat saat puasa tanpa membatalkan ibadah?
Sayangnya, masih banyak pasien yang mengambil keputusan sepihak dengan menghentikan konsumsi obat secara tiba-tiba. Sebuah langkah yang menurut para ahli sangat berbahaya.
Konsultan psikiater, Dr. Abdulelah Al-Hadithi, dalam laporan yang dikutip dari sabq.com, mengeluarkan peringatan serius terkait hal ini.
Menjelang Ramadhan, ia menekankan pentingnya perencanaan matang, bukan perubahan drastis. Menurutnya, mengubah pola tidur, makan, dan ritme sirkadian tubuh selama Ramadhan memang dapat memengaruhi suasana hati, kecemasan, dan konsentrasi.



