Lifestyle

Meraih Pertolongan Allah: Tata Cara, Bacaan dan Keutamaan Salat Hajat

×

Meraih Pertolongan Allah: Tata Cara, Bacaan dan Keutamaan Salat Hajat

Sebarkan artikel ini
salat jumat
Ilustrasi melaksanakan salat. -Ist-

KITAINDONESIASATU.COM – Setiap manusia pasti memiliki keinginan atau menghadapi kesulitan dalam hidup. Dalam ajaran Islam, salah satu wasilah (perantara) untuk memohon kemudahan langsung kepada Sang Pencipta adalah melalui Salat Hajat.

Salat sunah ini menjadi oase bagi mereka yang sedang memiliki maksud tertentu, baik urusan duniawi maupun ukhrawi.


Tata Cara Pelaksanaan

Salat Hajat dikerjakan minimal dua rakaat dan maksimal dua belas rakaat. Waktu pelaksanaannya fleksibel, namun sepertiga malam terakhir dianggap sebagai waktu yang paling mustajab. Berikut urutannya:

  1. Niat: Ushallii sunnatal haajati rak’ataini lillaahi ta’aala.
  2. Rakaat Pertama: Membaca Al-Fatihah diikuti Surah Al-Kafirun atau Ayat Kursi.
  3. Rakaat Kedua: Membaca Al-Fatihah diikuti Surah Al-Ikhlas.
  4. Sujud Terakhir: Dianjurkan memperlama sujud sambil memohon doa di dalam hati dengan penuh kekhusyukan.
  5. Salam.

Bacaan Doa Setelah Salat

Setelah salam, disarankan membaca zikir (Istigfar dan Salawat) lalu melanjutkannya dengan doa yang diajarkan Rasulullah SAW:

“Laa ilaha illallahul haliimul kariim. Subhaanallahi rabbil ‘arsyil ‘azhiim. Alhamdulillahi rabbil ‘aalamiin. As ‘aluka muujibaati rahmatik, wa ‘azaaima maghfiratik, wal ghanimata min kulli birrin, was salaamata min kulli itsmin. Laa tada’ lii dzanban illa ghafartah, walaa hamman illa farrajtah, walaa haajatan hiya laka ridhan illa qadhaitahaa yaa arhamar raahimiin.”


Fadhilah (Keutamaan) Salat Hajat

Mengamalkan Salat Hajat membawa dampak positif bagi spiritualitas dan psikologis seorang mukmin:

  • Terkabulnya Keinginan: Menjadi jalan pintas untuk mendapatkan rida Allah agar hajat segera diijabah.
  • Ketenangan Batin: Menyerahkan segala urusan kepada Allah (tawakal) efektif mengurangi kecemasan dan stres.
  • Meningkatkan Kedekatan (Taqarrub): Membuktikan ketergantungan hamba hanya kepada Allah, bukan kepada makhluk.
  • Diangkat Derajatnya: Seperti ibadah sunah lainnya, salat ini menambah timbangan amal kebaikan dan menghapus dosa.

Dengan melaksanakan Salat Hajat secara istikamah, seorang muslim diajarkan untuk tetap ikhtiar di bumi namun tetap mengetuk pintu langit dengan doa yang sungguh-sungguh.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *