KITAINDONESIASATU.COM – Upaya cepat dan profesional yang dilakukan oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri beserta jajarannya dalam mengungkap kasus ledakan di SMAN 72 Jakarta Utara mendapat apresiasi tinggi dari Komisi III DPR RI. Kecepatan dalam penanganan kasus ini dinilai sebagai bukti kesigapan Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan.
Pengungkapan kasus yang terjadi pada Jumat (7/11) ini berhasil dilakukan hanya dalam waktu kurang dari sepekan. Polda Metro Jaya, melalui konferensi pers yang dipimpin langsung oleh Kapolda, berhasil mengidentifikasi pelaku—seorang siswa—serta menjinakkan tiga bom rakitan aktif lainnya di lokasi kejadian.
“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kapolda dan tim. Kecepatan ini menunjukkan bahwa Polri bekerja profesional dan responsif terhadap insiden yang meresahkan publik, apalagi melibatkan anak-anak di sekolah,” ujar salah satu anggota Komisi III DPR RI, Endang Agustina, kepada wartawan Kamis 13 November 2025.
Penyelidikan menegaskan bahwa motif pelaku adalah kriminal umum yang didorong oleh rasa kesendirian, tanpa adanya keterkaitan dengan jaringan terorisme manapun. Densus 88 Anti-teror Polri dan Puslabfor telah memastikan hal ini.
Endang Agustina menekankan pentingnya pendekatan berbasis perlindungan anak dalam proses hukum terhadap pelaku yang berstatus Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH). Selain itu, langkah pendampingan psikososial terhadap puluhan korban yang luka-luka dan seluruh siswa SMAN 72 juga patut diapresiasi dan diminta untuk terus dilanjutkan.(*)
