KITAINDONESIASATU.COM – Paris Saint-Germain (PSG) menghadapi ujian berat pada pekan ketiga Ligue 1 2026/2027. Menjamu AS Monaco di Parc des Princes, Jumat (4/9/2026), juara bertahan Prancis itu datang dengan modal yang jauh dari ideal.
PSG belum meraih kemenangan dalam dua pertandingan pertama liga. Setelah hanya mengamankan hasil imbang pada dua laga tandang, tim asuhan Luis Enrique kini menghadapi ancaman yang jauh lebih serius, yakni Monaco datang ke Paris dengan kepercayaan diri tinggi dan membawa catatan yang membuat PSG patut waspada.
Bahkan, laga ini bisa menjadi momentum bersejarah bagi Monaco. Jika kembali menundukkan PSG, Monaco berpeluang mencatat tiga kemenangan liga secara beruntun atas Les Parisiens, sebuah pencapaian yang akan semakin mempertegas dominasi mereka dalam pertemuan terbaru kedua tim.
Ancaman tersebut bukan tanpa alasan. Monaco telah dua kali mengalahkan PSG dalam pertemuan liga terakhir, termasuk kemenangan telak 3-1 di Parc des Princes pada Maret 2026.
PSG baru mengoleksi dua poin dari dua pertandingan. Sebaliknya, Monaco menyapu bersih dua laga pembuka Ligue 1 dengan kemenangan. Mereka bahkan datang ke ibu kota setelah menaklukkan Marseille 2-0, dengan Paris Brunner mencetak dua gol.
Tak hanya itu, Monaco juga sedang berada dalam tren impresif dengan empat kemenangan beruntun di semua kompetisi pada awal musim ini.
Kondisi tersebut membuat duel di Parc des Princes semakin panas. PSG membutuhkan kemenangan untuk segera bangkit, sementara Monaco berambisi mempertahankan start sempurna mereka.
Di tengah tekanan, Luis Enrique memilih tetap tenang. Pelatih asal Spanyol itu justru menyoroti kekuatan mental anak asuhnya setelah melewati dua pertandingan tandang yang sulit.
Ia juga menegaskan, keinginan PSG untuk meraih kemenangan pada laga kandang pertama musim ini di Parc des Princes.
Enrique turut memberikan pujian kepada Monaco dan pelatih mereka, Filipe Luis. Menurutnya, Monaco merupakan tim berkualitas dengan pendekatan sepak bola yang berani dan menarik.
Pertandingan ini juga menyimpan cerita menarik bagi Maghnes Akliouche. Pemain yang sebelumnya memperkuat Monaco kini akan menghadapi mantan klubnya setelah bergabung dengan PSG.
Namun, sorotan juga tertuju kepada lini depan Monaco. Paris Brunner sedang panas-panasnya. Penyerang muda tersebut baru saja memborong dua gol ketika Monaco mengalahkan Marseille 2-0.
Dengan PSG yang masih mencari kemenangan dan Monaco yang sedang melaju tanpa rem, duel ini berpotensi menjadi salah satu pertandingan paling menentukan di awal musim Ligue 1.
Jika PSG kembali terpeleset di kandang, tekanan terhadap sang juara bertahan dipastikan semakin besar. Sebaliknya, kemenangan Monaco bisa mengukuhkan mereka sebagai mimpi buruk baru PSG di Ligue 1.






