Berita UtamaSepakbola

Pelatih Persebaya Mengaku Frustasi Minta Maaf Kepada Bonek Gagal Meraih Kemenangan

×

Pelatih Persebaya Mengaku Frustasi Minta Maaf Kepada Bonek Gagal Meraih Kemenangan

Sebarkan artikel ini
bernardo tavares 1
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares dan kekecewaan pemain Persebaya yang gagal meraih kemenangan atas Persijap Jepara di kandang sendiri, Jumat (30/10/2026). foto: persebaya official

KITAINDONESIASATU.COM – Laga mengecewakan Persebaya tak hanya mengejutkan suporter Bonek yang menton langsung di Stadion Gelora Bung Tomo, namun juga membuat frustasi Pelatih Bernardo Tavares Jumat (30/10/2026).

Dalam laga itu Persebaya nyaris saja gagal meraih kemenangan atas Persijap Jepara jika di masa detik-detik terakhir Risto Mitrevski tidak mencetak gol.

Satu-satunya gol Risto terjadi pada menit ke-90+1 menjadi gol penyelamat Persebaya menghindarkan diri dari kekalahan dan memupus harapan untuk kembali melanjutkan tren kemenangan.

Gol satu poin dari tim yang berada di dasar klasemen ini, menjadikan Bajol Ijo semakin menjauhkan dari target kemenangan Persebaya yang diharapkan semula, sekaligus menghentikan momentum kemenangan yang sebelumnya mengalahkan 3-1 Madura United.

Pelatih Persebaya Bernardo tidak memungkiri kecewaan para pendukung Bajol Ijo atas hasil yang dicapai melawan Persijap Jepara pada laga pekan ke-8 di Stadion Gelora Bung Tomo, Jumat (30/10/2026).

Melihat Persebaya yang sebelumnya menunjukkan tren positif Coach Tavares mengaku frustrasi dengan hasil tersebut, iapun juga memahami perasaan Bonek dan Bonita yang telah datang ke GBT dengan harapan menyaksikan tim kesayangannya meraih kemenangan.

Di tengah kekecewaan banyak pihak Tavares mengungkapkan permohonan maaf kepada suluruh suporter yang sudah datang di stadion langsung memberikan dukungan kepada tim kesayangannya.

Tambahan satu poin membawa posisi Persebaya di klasemen sementara di posisi kelima dengan mencatatkan tiga kemenangan, empat hasil imbang dan sekali kalah dari delapan pertandingan yang dijalani.

Laga ini menjadi peringatan Persebaya agar tetap bekerja keras bagi seluruh pemain Bajol Ijo, mengingkat perjalanan laga masih panjang dan masih banyak hal yang harus diperbaiki.

Dukungan yang diberikan suporter, menurutnya, membuat hasil imbang ini terasa semakin berat, ia pun memilih tidak memberikan janji yang berlebihan, namun akan bekerja keras melakukan evaluasi agar Persebaya menunjukkan perkembangan yang lebih baik di laga berikutnya.

“Saya tidak ingin memberikan janji yang berlebihan. Yang bisa saya pastikan adalah saya akan terus bekerja keras, begitu juga dengan seluruh pemain,” ujar Coach Tavares. **

“Saya sangat frustrasi. Saya juga memahami Bonek dan Bonita pasti merasakan kekecewaan yang sama karena mereka memiliki harapan besar terhadap tim ini. Namun, terkadang sepak bola memang berjalan seperti itu,” tandasnya.

Di tengah kekecewaan itu, Coach Tavares turut menyampaikan permohonan maaf kepada para suporter yang telah memberikan dukungan langsung dari tribun. Ia menyadari bahwa Bonek dan Bonita selalu membawa harapan besar setiap kali Persebaya bertanding, terlebih ketika Green Force bermain di hadapan publik sendiri. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *