Digitalisasi layanan serta peningkatan kapasitas lembaga pemeriksa juga penting untuk mencegah penumpukan proses sertifikasi.
Dalam jangka panjang, kebijakan halal berpotensi memperkuat daya saing produk Indonesia.
Namun, keberhasilan implementasinya sangat bergantung pada masa transisi yang realistis dan kesiapan rantai pasok global.(*)




