KITAINDONESIASATU.COM – Perubahan dinamika cuaca di Kota Bandung mulai membawa angin segar bagi upaya pengendalian bencana.
Seiring peralihan dari musim kemarau ke musim penghujan, frekuensi insiden kebakaran lahan kosong dan vegetasi kering di ibu kota Jawa Barat ini mengalami penurunan yang signifikan.
Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), curah hujan di wilayah Jawa Barat, termasuk Kota Bandung, diprediksi akan berangsur meningkat secara bertahap sepanjang periode September hingga Oktober 2026.
Kondisi alam ini secara langsung menurunkan tingkat kekeringan alang-alang dan semak belukar yang sebelumnya menjadi bahan bakar utama penyebaran api.
Konfirmasi Penurunan Angka Kejadian
Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmatan) Kota Bandung, Kurniawan Jusup, mengonfirmasi tren positif ini pada Kamis (24/9/2026).






