KITAINDONESIASATU.COM — Perubahan teknologi menuju sistem yang lebih ramah lingkungan mulai membawa dampak terhadap kebutuhan tenaga kerja.
Perkembangan kendaraan listrik dan energi terbarukan kini ikut mendorong munculnya kebutuhan akan keahlian baru di dunia kerja.
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengatakan kondisi tersebut menjadi peluang bagi tenaga kerja Indonesia untuk memasuki bidang pekerjaan yang berkembang seiring proses transisi hijau.
Menurutnya, perkembangan teknologi harus berjalan beriringan dengan kesiapan sumber daya manusia.
Tenaga kerja tidak cukup hanya menunggu hadirnya teknologi, tetapi perlu dibekali kemampuan untuk mengoperasikan, merawat, sekaligus mengembangkan teknologi tersebut.
“Teknologinya berkembang, tenaga kerjanya juga harus kita siapkan. Jangan sampai teknologinya sudah tersedia, tetapi tenaga kerja yang mampu mengoperasikan, merawat, dan mengembangkannya belum siap,” kata Yassierli saat memberikan arahan dalam Green Mobility & Vocational Synergy 2026 di BBPVP Bandung, Sabtu (19/9/2026).
Jutaan Tenaga Kerja Hijau Dibutuhkan
Pemerintah melihat kebutuhan terhadap tenaga kerja hijau akan terus bertambah seiring perubahan struktur ekonomi dan perkembangan teknologi.






