NewsNasional

Endang Setyawati Thohari Dorong Pemuda Jadi Penggerak Kedaulatan Pangan Nasional

×

Endang Setyawati Thohari Dorong Pemuda Jadi Penggerak Kedaulatan Pangan Nasional

Sebarkan artikel ini
WhatsApp Image 2026 10 29 at 10.05.11
Anggota DPR Endang Setyawati Thohari saat menghadiri kegiatan penanaman jagung hibrida dan padi yang digelar Dewan Pengurus Cabang (DPC) PTI Kota Bogor di Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, Rabu 28 Oktober 2026. (KIS/Ist)

KITAINDONESIASATU.COM – Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Dr. Ir. Hj. Endang Setyawati Thohari, DESS., M.Sc., mendorong generasi muda untuk mengambil peran lebih besar dalam memperkuat kedaulatan pangan nasional. Menurutnya, keterlibatan pemuda tani perlu diiringi dukungan teknologi, sarana pertanian, serta kebijakan berkelanjutan yang berorientasi pada kesejahteraan petani.

Pesan tersebut disampaikan Endang saat menghadiri kegiatan penanaman jagung hibrida dan padi yang digelar Dewan Pengurus Cabang (DPC) PTI Kota Bogor di Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, Rabu 28 Oktober 2026 kemarin.

Kegiatan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-40 PTI itu berlangsung di lahan pertanian seluas lebih dari empat hektare. Area tersebut dimanfaatkan untuk penanaman jagung hibrida sebagai bahan pakan ternak dan tanaman padi sebagai komoditas pangan utama.

Endang yang juga menjabat sebagai Dewan Pembina Pemuda Tani mengaku bangga melihat para pemuda terlibat langsung dalam kegiatan pertanian. Ia menilai penanaman tersebut menjadi bentuk partisipasi nyata generasi muda dalam mendukung sektor pertanian.

“Saya sangat bangga dan terharu karena baru sekali ini Hari Pemuda diperingati oleh pemuda-pemuda tani dengan menanam jagung dan padi. Itu suatu kebanggaan bagi saya,” ungkap Endang.

Endang Soroti Kesejahteraan Petani dan Keberlanjutan Pertanian

Endang menekankan bahwa pembangunan pertanian perlu menempatkan kesejahteraan petani sebagai salah satu prioritas utama. Menurutnya, peningkatan produksi pangan perlu berjalan seiring dengan kebijakan berkelanjutan yang mendukung kehidupan dan usaha para petani.

Ia juga menilai Indonesia memiliki potensi pertanian yang besar karena didukung keragaman kondisi agroekologi dan keanekaragaman hayati. Potensi tersebut perlu dikelola secara optimal untuk memperkuat ketersediaan pangan sekaligus meningkatkan manfaat ekonomi bagi masyarakat pertanian.

Dalam konteks tersebut, Endang menyoroti pentingnya dukungan pemerintah agar petani dapat mengembangkan usaha tani secara berkelanjutan. Akses terhadap teknologi, peralatan pertanian, dan pendampingan dinilai menjadi bagian penting dalam pengembangan sektor tersebut.

Pandangan itu menegaskan bahwa penguatan pertanian tidak hanya berkaitan dengan hasil panen, tetapi juga dengan kemampuan petani mengelola sumber daya dan meningkatkan kesejahteraan secara berkelanjutan.

Pemuda Tani Perlu Mendapat Dukungan Teknologi

Keterlibatan generasi muda menjadi salah satu aspek yang mendapat perhatian Endang. Ia berharap pemuda tani tidak hanya berpartisipasi dalam kegiatan penanaman, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk mengembangkan kapasitas dan usaha di sektor pertanian.

Dukungan teknologi dan sarana produksi, menurutnya, perlu menjangkau kelompok pemuda tani agar mereka dapat berkontribusi dalam pengembangan pertanian. Pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan lapangan juga diperlukan untuk membantu petani memanfaatkan teknologi secara efektif.

Endang turut mengapresiasi komitmen pemerintah dalam mendorong kedaulatan pangan. Ia berharap program-program pertanian dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, termasuk petani dan generasi muda yang terlibat dalam kegiatan produksi pangan.

“Saya akan ajak pemuda-pemuda tani kita untuk ikut berpartisipasi dan menggerakkan program-program pemerintah yang mendukung kesejahteraan petani,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menunjukkan pentingnya keterlibatan pemuda tani dalam mendukung pelaksanaan program pertanian. Kolaborasi antara pemerintah, petani, dan generasi muda diharapkan dapat memperluas partisipasi masyarakat dalam pengembangan sektor pertanian.

Kegiatan penanaman jagung hibrida dan padi di Katulampa menjadi bagian dari upaya melibatkan generasi muda dalam aktivitas pertanian. Selain mendukung produksi pangan dan kebutuhan pakan ternak, kegiatan ini membawa perhatian pada pentingnya regenerasi petani di tengah kebutuhan menjaga keberlanjutan sektor pertanian.

Melalui momentum HUT ke-40 PTI, keterlibatan pemuda tani diharapkan dapat terus berkembang, termasuk dalam pemanfaatan teknologi, penguatan kapasitas, dan pengembangan usaha pertanian.

Dorongan Endang terhadap partisipasi generasi muda sekaligus menempatkan kesejahteraan petani sebagai bagian penting dalam pembahasan kedaulatan pangan nasional. Dengan dukungan yang tepat, sektor pertanian diharapkan tetap menjadi penopang kebutuhan pangan dan sumber penghidupan masyarakat Indonesia.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *