NewsBerita Utama

Tragis! Pencuri Kabel Tersengat Listrik Tegangan Tinggi di Gardu PLN Sunter

×

Tragis! Pencuri Kabel Tersengat Listrik Tegangan Tinggi di Gardu PLN Sunter

Sebarkan artikel ini
LUKA BAKAR
Ilustrasi Luka Bakar.

KITAINDONESIASATU.COM – Aksi nekat seorang pria yang diduga hendak mencuri kabel di gardu listrik PLN berujung petaka. Bukannya berhasil membawa pulang hasil curian, pria berinisial SD (25), justru mengalami luka bakar parah setelah tersengat aliran listrik bertegangan tinggi di kawasan Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Peristiwa mengejutkan itu terjadi pada Kamis (6/8), sekitar pukul 16.00 WIB, di gardu PLN yang berada di Jalan Agung Karya. Berdasarkan keterangan polisi, pelaku diduga masuk ke area gardu dengan tujuan mengambil kabel yang terpasang di dalam instalasi listrik tersebut.

Saat berada di dalam gardu, SD disebut melihat target kabel yang ingin dicurinya. Ia kemudian mencoba memanjat dan bergerak di sela-sela instalasi kelistrikan. Namun, aksi berbahaya itu berakhir tragis ketika tubuhnya tiba-tiba tersambar arus listrik berdaya besar.

Sengatan listrik tersebut membuat pelaku terpental dari posisinya dan jatuh dengan kondisi mengenaskan. Akibat insiden itu, ia mengalami luka bakar serius di sebagian besar tubuhnya.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung melaporkannya kepada pihak kepolisian. Tim Opsnal Reskrim Polsek Tanjung Priok kemudian bergerak cepat menuju lokasi dan mengamankan pria tersebut untuk mendapatkan pertolongan medis.

Awalnya, korban dibawa ke RS Tanjung Priok untuk menjalani penanganan darurat. Namun karena kondisi luka bakarnya sangat parah, ia akhirnya dirujuk ke RS Polri Kramat Jati guna menjalani perawatan intensif.

Kanit Reskrim Polsek Tanjung Priok, AKP Handam Samudro, mengungkapkan bahwa pelaku saat ini masih menjalani perawatan medis. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, luka bakar yang dialami mencapai sekitar 70 persen dari total permukaan tubuhnya.

Kasus ini kini masih dalam penanganan kepolisian, sementara kondisi pelaku terus dipantau oleh tim medis karena luka yang dideritanya tergolong berat. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *