News

Tiga Kontrakan di Cipayung Ludes dalam Hitungan Menit, Kebocoran Gas Diduga Jadi Pemicu

×

Tiga Kontrakan di Cipayung Ludes dalam Hitungan Menit, Kebocoran Gas Diduga Jadi Pemicu

Sebarkan artikel ini
kebakaran di Garut
Ilustrasi kebakaran di kedoya. (Dok. Istimewa)

KITAINDONESIASATU.COM – Kebakaran hebat melanda tiga unit rumah kontrakan di Jalan Nangka, Ceger, Cipayung, Jakarta Timur, pada Selasa (2/7) dini hari. Peristiwa yang membuat lima kepala keluarga (KK) kehilangan tempat tinggal sementara itu diduga dipicu kebocoran tabung maupun instalasi gas di salah satu kontrakan.

Perwira Piket Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur, Suhudi, mengatakan dugaan awal penyebab kebakaran mengarah pada kebocoran gas.

“Diduga ada kebocoran gas di salah satu kontrakan,” ujar Suhudi.

Laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 04.51 WIB. Tak berselang lama, sejumlah armada pemadam dari pos terdekat langsung diterjunkan ke lokasi untuk mencegah kobaran api semakin meluas.

Sesampainya di lokasi, petugas bergerak cepat memadamkan api sekaligus melokalisasi titik kebakaran agar tidak merembet ke bangunan lain di kawasan padat penduduk tersebut.

Kebakaran menghanguskan tiga unit rumah kontrakan dengan luas total sekitar 105 meter persegi yang diketahui merupakan milik warga bernama Cristina.

Api berhasil dikendalikan sekitar pukul 05.10 WIB. Sementara proses pendinginan berlangsung hingga pukul 06.15 WIB guna memastikan tidak ada bara api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Dalam proses penanganan, Sudin Gulkarmat Jakarta Timur mengerahkan 14 unit mobil pemadam dan 70 personel. Namun, operasi sempat terkendala karena akses menuju lokasi sangat sempit, sehingga petugas harus membentangkan selang pemadam dalam jarak cukup panjang dari posisi armada ke titik kebakaran.

Akibat insiden tersebut, lima kepala keluarga terpaksa mengungsi sementara hingga kondisi dinyatakan aman. Hingga kini, petugas masih melakukan pendataan untuk menghitung total kerugian yang ditimbulkan akibat kebakaran tersebut. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *