KITAINDONESIASATU.COM– Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Bogor resmi melantik jajaran pengurus masa bakti 2026-2031. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula PPIB, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Sabtu 7 November 2026.
Pelantikan pengurus DPC PPP Kota Bogor ini dirangkaikan dengan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PPP se-Kota Bogor. Momentum tersebut menjadi langkah konsolidasi organisasi sekaligus memperkuat soliditas kader dalam menghadapi agenda politik mendatang, khususnya Pemilu 2029.
Ketua DPW PPP Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Ia berharap kepengurusan baru mampu membangun semangat kebersamaan dan meningkatkan kekuatan partai di Kota Bogor.
Menurut Uu, pelantikan tersebut bukan sekadar pengukuhan kepengurusan, melainkan juga momentum mempererat silaturahmi internal partai dan hubungan dengan berbagai elemen masyarakat.
“Ini bentuk silaturahmi internal kami dengan tiga anggota DPRD Kota Bogor serta antarpartai. Para kiai, KPU, Bawaslu, Kesbangpol, bahkan Pak Wali Kota juga hadir. Ini membuktikan Pak Zaenul memiliki hubungan baik dengan para tokoh politik dan ulama di Kota Bogor. Saya bangga memiliki kader dengan kapasitas seperti Pak Zaenul,” ujar Uu kepada wartawan.
Ia juga berharap PPP Kota Bogor mampu meningkatkan perolehan kursi legislatif pada Pemilu 2029. Uu menargetkan partai berlambang Ka’bah tersebut dapat meraih lima hingga delapan kursi DPRD Kota Bogor.
Uu menegaskan, seluruh kader harus memiliki tujuan yang sama dan berjalan seiring dengan kepemimpinan Ketua DPC PPP Kota Bogor, Zaenul Mutaqin.
“Semua kader harus memiliki satu tujuan dengan pimpinan. Seluruhnya harus sejalan dengan Pak Zaenul Mutaqin untuk maju bersama membangun PPP. Saya berharap kader tetap solid dan mengikuti arahan Ketua DPC PPP Kota Bogor,” katanya.
Selain pelantikan, Musancab PPP se-Kota Bogor juga menjadi agenda penting untuk melakukan penyegaran kepengurusan di tingkat Pimpinan Anak Cabang (PAC). Menurut Uu, pergantian kepemimpinan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang harus dijalankan secara berkelanjutan.
Ke depan, DPW PPP Jawa Barat juga berencana mendorong pelaksanaan pendidikan politik dan pelatihan kemasyarakatan bagi kader PPP di Kota Bogor. Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemampuan kader dalam berpolitik sekaligus membangun hubungan yang baik dengan masyarakat.
Zaenul Mutaqin Ajak Kader Bangkit dan Perkuat Soliditas
Sementara itu, Ketua DPC PPP Kota Bogor, Zaenul Mutaqin, mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya pelantikan pengurus yang dihadiri sejumlah tokoh penting.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPP PPP Andi Surya, Ketua DPW PPP Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim, Ketua KPU Kota Bogor Fery Bukhori Muslim, perwakilan Bawaslu Ahmad Fathoni, Kepala Kesbangpol Kota Bogor Hidayatullah, serta sejumlah pimpinan partai politik.
Zaenul menegaskan, pelantikan bukanlah tujuan utama organisasi. Hal terpenting adalah bagaimana seluruh pengurus dan kader dapat bekerja sama untuk membangun serta memajukan PPP di Kota Bogor.
“Bagaimana kita bahu-membahu membangun dan memajukan PPP Kota Bogor. Setiap menjelang perhelatan pemilu memang selalu ada goncangan ataupun turbulensi. Namun, saat ini sudah ada peningkatan. Insyaallah, ini menjadi momentum kebangkitan setelah melewati berbagai dinamika. Mudah-mudahan kader PPP siap menghadapi agenda politik mendatang,” ungkap Zaenul.
Ia menjelaskan, dinamika internal dalam sebuah partai politik merupakan hal yang tidak dapat dihindari. Namun, seluruh kader harus mampu mengesampingkan kepentingan pribadi dan mengutamakan kepentingan partai.
Menurut Zaenul, penyelesaian persoalan internal menjadi langkah penting agar seluruh kader dapat kembali fokus memperjuangkan kepentingan organisasi.
“Semangat dan kepentingan partai harus diprioritaskan. Namun, kita tidak mungkin berjuang untuk partai apabila persoalan di rumah sendiri belum diselesaikan. Karena itu, selesaikan persoalan internal agar kita bisa fokus berjuang untuk partai dan mengembalikan marwah PPP,” tegasnya.
Zaenul juga mengingatkan bahwa perolehan kursi PPP di DPRD Kota Bogor mengalami penurunan dalam beberapa periode pemilu, dari delapan kursi menjadi lima kursi, kemudian tiga kursi.
Ia berharap tren tersebut dapat dibalik melalui konsolidasi dan kerja bersama seluruh kader. Dengan demikian, PPP Kota Bogor dapat kembali meraih lima kursi, bahkan mencapai delapan kursi pada Pemilu 2029.
“Mudah-mudahan ini menjadi siklus kebangkitan. Dahulu PPP Kota Bogor pernah memiliki delapan kursi, kemudian turun menjadi lima dan tiga kursi. Dari tiga kursi ini, kita berharap bisa kembali menjadi lima, bahkan delapan kursi,” tambahnya.
Lebih lanjut, Zaenul menyebut PPP Kota Bogor selama ini berupaya menjaga hubungan baik dengan partai politik lain. Ia menilai perbedaan pilihan politik tidak seharusnya menjadi penghalang untuk bersama-sama membangun Kota Bogor.
Menurutnya, seluruh partai politik harus mengedepankan kompetisi yang sehat serta menjadikan kepentingan masyarakat sebagai tujuan utama.
“Kami semua sepakat untuk berkontestasi secara sehat dan meniatkannya demi kemajuan Kota Bogor yang kita cintai. Kita berdoa bersama agar diberikan kesehatan sehingga dapat mengikuti agenda Pemilu 2029 mendatang. Politik di Kota Bogor cukup cair dan hubungan dengan partai lain juga terjalin baik,” jelasnya.
Wali Kota Bogor Harapkan PPP Dukung Program Pemerintah
Di tempat yang sama, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, berharap PPP Kota Bogor dapat terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.
Dedie mengatakan, berbagai visi dan misi partai politik pada dasarnya memiliki kesamaan, terutama dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat. Beberapa di antaranya berkaitan dengan sektor pendidikan, kesehatan, dan sosial.
Ia pun mengajak seluruh pimpinan partai politik untuk memberikan dukungan terhadap program pembangunan daerah demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Saya berharap ke depan PPP Kota Bogor semakin solid dan saling mendukung dengan Pemkot Bogor. Sebab, tujuan akhirnya adalah kepentingan masyarakat. Tiga anggota DPRD Kota Bogor dari PPP juga diharapkan dapat memberikan dukungan dan menjaga soliditas untuk kepentingan masyarakat,” ujar Dedie.
Dedie menambahkan, PPP merupakan salah satu partai politik senior di Indonesia. Karena itu, ia berharap partai tersebut dapat terus berkontribusi dan berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam menjalankan pembangunan Kota Bogor.
Pelantikan pengurus DPC PPP Kota Bogor masa bakti 2026-2031 dan pelaksanaan Musancab se-Kota Bogor diharapkan menjadi titik awal penguatan organisasi, konsolidasi kader, serta peningkatan perolehan kursi legislatif pada Pemilu 2029.






