Berita UtamaNews

Musim Kemarau, Warga Desa Huripjaya Bekasi Terpaksa Gunakan Air Selokan

×

Musim Kemarau, Warga Desa Huripjaya Bekasi Terpaksa Gunakan Air Selokan

Sebarkan artikel ini
Warga Desa Huripjaya Bekasi terpaksa mengambil air selokan untuk penuhi kebutuhan hidup. (Eka)
Warga Desa Huripjaya Bekasi terpaksa mengambil air selokan untuk penuhi kebutuhan hidup. (Eka)

“Selama ini kita belum pernah ngerasain dapet bantuan air bersih dari pemerintah, makanya kita berharap mudah-mudahan adanya bantuan air bersih buat mandi masak di rumah biar gak ngandelin air dari selokan lagi,” tutupnya. 

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi, mencatat sedikitnya delapan kecamatan di daerah itu berdasarkan hasil pemantauan lapangan mengalami krisis air bersih karena terdampak kekeringan.

“Total ada 29 desa di delapan Kecamatan se-Kabupaten Bekasi terdampak kekeringan dan kondisi saat ini mengalami krisis air bersih,” jelas Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bekasi Muchlis.

Muchlis meng-klaim distribusi air bersih sudah dilakukan pihaknya bersama perangkat daerah lainnya. Selain mengirim air bersih, pemerintah daerah juga memberikan bantuan air siap konsumsi dalam bentuk galon dan air mineral kemasan. 

“Kami juga memberikan tempat penampungan air bersih atau toren kepada warga di wilayah yang kesulitan mengakses bantuan,” ujarnya.

“Wilayah terdampak kekeringan itu meliputi Kecamatan Sukawangi, Babelan, Muaragembong, Cabangbungin, Pebayuran, Karangbahagia, Bojongmangu, dan Cibarusah,” ucapnya. (Eka Jaya Saputra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *