KITAINDONESIASATU.COM– Di tengah suasana Ramadhan, Program Makan Bergizi (MBG) di SMKN 1 Kota Bogor melakukan penyesuaian menarik. Perubahan yang diterapkan ini bukan hanya sekadar untuk menjaga nutrisinya, tetapi juga disesuaikan dengan kebutuhan siswa yang menjalankan ibadah puasa, terbukti dari variasi menu yang diberikan.
“MBG di bulan puasa berbeda karena menunya disesuaikan agar lebih tahan lama dan bisa dikonsumsi saat berbuka,” ungkap Dede Suryana, Wakil Kepala Kesiswaan SMKN 1 Bogor, Jumat 7 Maret 2025.
Dalam upaya menjamin asupan gizi siswa, pihak penyelenggara, SPPG Tanah Sareal, telah menyiapkan beragam menu yang meliputi susu, jeruk, biskuit, dan telur.
Menurut Dede, siswa diperbolehkan membawa pulang makanan yang disiapkan, namun mereka diharapkan untuk mengembalikan wadah makanan tersebut pada keesokan harinya.
“Setiap hari menunya bervariasi, dan siswa membawa pulang makanan tersebut,” tambahnya, menunjukkan betapa program ini beradaptasi dengan kebutuhan siswa tanpa mengurangi kualitas gizi yang diterima.
Skema ini akan berlangsung hingga hari terakhir sekolah sebelum libur Idul Fitri, dan setelah Ramadhan, MBG akan kembali ke pola makan siang seperti biasa.
“Kalau di hari biasa, makanan disajikan saat istirahat. Tapi selama puasa, makanan diberikan untuk dibawa pulang,” jelasnya.
Dengan melayani 1.283 siswa, distribusi makanan dilakukan menggunakan satu hingga dua mobil, disesuaikan dengan kebutuhan. Meski sempat ada kejutan terkait perubahan menu, mayoritas siswa merasa terbantu dengan inisiatif tersebut.
Ke depan, Dede berharap akan ada lebih banyak variasi menu agar siswa tidak cepat bosan. “Mungkin ke depannya menu bisa lebih beragam,” ujar Dede, mengungkap harapan untuk memberikan pengalaman makan yang lebih menarik bagi para siswa. (Nicko/Yo)
