KITAINDONESIASATU.COM – Komisi D DPRD Kabupaten Jember menggelar audiensi bersama Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Jember untuk membahas isu disabilitas dan upaya penguatan program yang lebih inklusif.
Pertemuan yang berlangsung pada Selasa, 26 Mei 2026 itu melibatkan berbagai pihak, mulai dari DPRD, Dinas Sosial, Dinas Tenaga Kerja, organisasi mahasiswa hingga perwakilan penyandang disabilitas.
Pertemuan tersebut menjadi langkah penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendorong kebijakan yang lebih berpihak kepada penyandang disabilitas.
Berbagai persoalan turut dibahas, terutama terkait akses pekerjaan, pelatihan, serta pemberdayaan ekonomi bagi kelompok disabilitas di Kabupaten Jember.
Penguatan Data dan Kolaborasi Jadi Prioritas
Dalam audiensi tersebut, salah satu persoalan utama yang mendapat perhatian adalah pentingnya validasi data penyandang disabilitas.
Data yang akurat dinilai menjadi dasar utama dalam menyusun program yang tepat sasaran dan berkelanjutan.
Komisi D DPRD Jember menilai pemerintah daerah perlu menghadirkan sistem pendataan yang lebih terintegrasi agar pelayanan dapat berjalan efektif.
Pendekatan berbasis data juga diyakini membantu memetakan kebutuhan penyandang disabilitas secara lebih rinci.
