KITAINDONESIASATU.COM – Antusiasme publik terhadap Jakarta International Marathon (JAKIM) 2026 meledak. Hingga kini, sebanyak 33 ribu peserta telah resmi mendaftar untuk ajang lari bergengsi yang akan digelar pada 13–14 Juni 2026.
Angka tersebut sudah menembus 74 persen dari total kuota 44.500 pelari, menandakan JAKIM 2026 berpotensi sold out jauh sebelum hari pelaksanaan.
“Dari 33 ribu pendaftar, hampir 300 merupakan peserta asing. Target kami seribu pelari internasional. Dari sisi gender, sekitar 20 ribu laki-laki dan hampir 13 ribu perempuan,” ujar Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, Nixon LP Napitupulu, di Jakarta, Minggu (25/1).
BTN sebagai penyelenggara optimistis kuota peserta akan tembus 44 ribu orang sebelum Lebaran 2026. BTN JAKIM 2026 sendiri akan mempertandingkan empat kategori, yakni 5K dan 10K pada hari pertama, serta half marathon dan full marathon pada hari kedua.
Tak hanya soal jumlah peserta, panitia juga menyiapkan kejutan besar. Nixon mengungkapkan rencana menghadirkan legenda-legenda lari dunia, sekaligus menjadikan ajang ini bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun Kota Jakarta.
Tak berhenti di situ, Jakarta juga bersiap menjadi panggung olahraga dunia lewat Jakarta International Criterium, ajang balap sepeda urban berstandar internasional.
“Kami menargetkan dua ribu pesepeda, lebih dari 30 ribu penonton, serta menghadirkan legenda balap sepeda dunia agar Jakarta ramai diperbincangkan di level internasional,” tegas Nixon.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung bahkan memasang target lebih ambisius. Ia berharap JAKIM ke depan mampu menampung hingga 50 ribu pelari pada 2027, seiring perayaan 500 tahun Kota Jakarta.
Untuk balap sepeda, Pramono tak tanggung-tanggung menyebut nama besar.
“Saya ingin Peter Sagan, Mark Cavendish, bahkan Cadel Evans bertanding di Jakarta. Kalau itu bisa terwujud, kami akan mendukung penuh,” ujarnya. (*)






