NewsPendidikan

Dedie Rachim Tinjau Sekolah Rakyat 3 Kemang Bogor, Siapkan SR Rancamaya

×

Dedie Rachim Tinjau Sekolah Rakyat 3 Kemang Bogor, Siapkan SR Rancamaya

Sebarkan artikel ini
Dedie Rachim meninjau kegiatan belajar siswa Sekolah Rakyat 3 Kemang Bogor
Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim meninjau kegiatan belajar di Sekolah Rakyat 3 Kemang. (Kis/Ist)

KITAINDONESIASATU.COM – Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim meninjau Sekolah Rakyat (SR) 3 di Pusat Pengembangan Kompetensi (Pusbakom) Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Senin 2 November 2026. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari perhatian Pemerintah Kota Bogor terhadap akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera.

Dari balik pintu ruang kelas, Dedie Rachim melihat para siswa belajar dengan tekun bersama para guru yang juga berasal dari wilayah Kota Bogor. Saat waktu istirahat tiba, ia menyapa siswa dan guru serta memberikan sejumlah pertanyaan mengenai wawasan kebangsaan.

Didampingi Kepala SR 3, Siti Nurma Nugraha, Dedie kemudian mengunjungi ruang makan siswa dan meninjau asrama bersama para wali asuh serta wali asrama. Sejumlah pendamping tersebut juga berasal dari Kota Bogor.

Sekolah Rakyat 3 Kemang Berikan Akses Pendidikan Gratis

Sekolah Rakyat 3 Kemang berlokasi di Pusbakom dan asrama Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Aparatur Perhubungan (PPSDMAP) Kemenhub. Sekolah rintisan gratis dengan konsep boarding school ini diselenggarakan oleh Kementerian Sosial dengan dukungan fasilitas lintas kementerian, termasuk Kementerian Pekerjaan Umum.

Berlokasi di Jalan Raya Kemang, Parung, Kabupaten Bogor, Sekolah Rakyat ini terbuka bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera yang masuk desil 1 dan 2. Program tersebut bertujuan memperluas kesempatan memperoleh pendidikan tanpa dibatasi oleh letak geografis.

Di Kota Bogor, Sekolah Rakyat juga tersedia di Jalan Ahmad Yani. Sebagian besar siswa yang belajar di lokasi tersebut berasal dari wilayah Kabupaten Bogor.

Dedie Rachim berharap para siswa asal Bogor dapat memanfaatkan fasilitas pendidikan yang tersedia secara maksimal.

“Kami memastikan bahwa siswa-siswi yang berasal dari daerah asalnya, terutama dari Bogor ya, bisa ikut dalam proses pendidikan yang dilaksanakan di Sekolah Rakyat 3 Kemang Bogor ini. Tentunya saya berharap anak-anak yang sekarang mendapatkan kesempatan belajar di Sekolah Rakyat ini bisa memanfaatkan semaksimal mungkin fasilitas yang dipinjamkan oleh Kementerian Perhubungan Republik Indonesia,” ucap Dedie Rachim, Senin 2 November 2026.

Dedie Rachim Minta Fasilitas Sekolah Rakyat Dijaga

Dalam pertemuan dengan guru, wali asuh, wali asrama, pegawai, dan para siswa, Dedie berpesan agar seluruh fasilitas yang tersedia dijaga dengan baik.

Menurutnya, fasilitas milik kementerian tersebut harus dimanfaatkan secara optimal karena nantinya dapat digunakan kembali untuk kegiatan pengembangan kompetensi.

“Jadi pesan saya ke sini, karena kita semua memakai uang rakyat dan kita kembalikan untuk rakyat, maka kita juga harus menyadari betul uang rakyat yang kembali ke rakyat ini dimanfaatkan oleh rakyat untuk sebesar-besarnya nanti ke depan mencerdaskan kehidupan bangsa dan tentu saja nanti bisa memberdayakan mereka sebagai anak-anak Indonesia yang punya keunggulan di masing-masing bidang,” ungkapnya.

Ia berharap keberadaan Sekolah Rakyat dapat membantu mencerdaskan kehidupan bangsa sekaligus membuka peluang bagi anak-anak Indonesia untuk mengembangkan kemampuan sesuai bidang masing-masing.

Sekolah Rakyat Rancamaya Disiapkan Tampung Ribuan Siswa

Selain meninjau Sekolah Rakyat 3 Kemang, Pemerintah Kota Bogor tengah mempersiapkan pembangunan Sekolah Rakyat di Kelurahan Rancamaya, Kecamatan Bogor Selatan.

Lahan yang disediakan Pemkot Bogor saat ini memasuki tahap pematangan. Setelah tahap tersebut selesai, pembangunan sekolah direncanakan dilaksanakan oleh pemerintah pusat.

Sekolah Rakyat Rancamaya direncanakan memiliki kapasitas hingga ribuan siswa dari wilayah Bogor Raya. Sekolah tersebut juga diproyeksikan menampung siswa yang saat ini masih belajar di sekolah rintisan pada sejumlah lokasi milik kementerian.

“Pematangan lahan sampai dengan Desember bulan depan, kemudian di awal 2027 kita akan bangun di Rancamaya. Kapasitasnya bisa masing-masing 1.000 siswa. Nah, siswa yang dititipkan di Jasinga tentunya akan kita tarik. Sebelumnya juga kita titipkan di Inten Suweno, ya. Akan masuk ke Sekolah Rakyat Rancamaya,” ucapnya.

Dengan persiapan pembangunan tersebut, Sekolah Rakyat Rancamaya diharapkan dapat memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera di Bogor Raya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *