InternasionalNews

Ratu Semut Afrika Dijual Rp16 Juta, Perdagangan Ilegalnya Bikin Otoritas Kenya Khawatir

×

Ratu Semut Afrika Dijual Rp16 Juta, Perdagangan Ilegalnya Bikin Otoritas Kenya Khawatir

Sebarkan artikel ini
semut afrika
Perdagangan ilegal semut Afrika jadi sorotan (Pixabay/ Hans)

Namun, para peneliti memperingatkan bahwa praktik pengambilan ratu semut dari alam memiliki dampak ekologis besar.

Peneliti asal Swiss, Jérôme Gibbé, mengatakan sebuah koloni membutuhkan waktu puluhan tahun untuk menghasilkan ratu baru.

Ia menyebut perdagangan ini berkembang pesat sejak internet memudahkan transaksi lintas negara antara pemburu, perantara, dan pembeli.

Selain mengancam populasi alami, pemindahan spesies semut ke habitat baru juga dikhawatirkan memicu gangguan ekosistem jika spesies tersebut berkembang secara tidak terkendali.

Karena itu, sejumlah peneliti mendesak agar perdagangan semut eksotis dihentikan sementara sampai kajian risiko lingkungan dilakukan secara menyeluruh.

Dalam sidang kasus warga Belgia sebelumnya, hakim bahkan membandingkan praktik tersebut dengan “perdagangan budak” karena semut-semut dipindahkan secara paksa dan ditempatkan dalam wadah sempit selama perjalanan panjang lintas negara.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *