KITAINDONESIASATU.COM – Konflik bersenjata antara Amerika Serikat dan Iran sejak awal 2026 disebut telah menguras anggaran dalam jumlah sangat besar.
Laporan dari pejabat tinggi di Pentagon mengungkapkan bahwa total biaya yang sudah dikeluarkan mendekati 25 miliar dolar AS.
Sebagian besar dana tersebut difokuskan pada kebutuhan militer, khususnya pengadaan amunisi serta dukungan logistik di lapangan.
Beban Anggaran dan Ketegangan yang Belum Usai
Besarnya pengeluaran ini berkaitan erat dengan intensitas operasi militer yang terus berlangsung di kawasan Timur Tengah.
Meski angka tersebut cukup mencolok, pihak pertahanan AS menyatakan bahwa nilai tersebut masih bersifat sementara dan kemungkinan akan terus bertambah seiring berlanjutnya konflik.
Selain itu, pejabat terkait juga menyoroti pentingnya aspek strategis dalam operasi tersebut.
Upaya ini dianggap sebagai bagian dari langkah pencegahan agar Iran tidak mengembangkan senjata nuklir, yang dinilai dapat mengancam stabilitas global.
Konflik sendiri dipicu oleh serangan udara besar yang kemudian memicu aksi balasan dari Iran ke sejumlah target di kawasan.
