InternasionalBerita Utama

Pemukim Israel Berulah Lagi, Kendaraan dan Masjid Dibakar di Ramallah

×

Pemukim Israel Berulah Lagi, Kendaraan dan Masjid Dibakar di Ramallah

Sebarkan artikel ini
BAKAR MOBIL ISREAL
Dok. Pemukim Israel kembali bakar mobil di Desa Burqa. Ramallah. (Foto: EPA)

KITAINDONESIASATU.COM – Ketegangan di wilayah Tepi Barat kembali memanas setelah sekelompok pemukim Israel dilaporkan melakukan serangan terhadap Desa Burqa, di timur Ramallah, pada Minggu malam (14/6). Dalam insiden tersebut, sebuah kendaraan hangus terbakar dan sebuah masjid nyaris menjadi korban amukan api.

Berdasarkan laporan dari lapangan, para pemukim menyerbu kawasan desa dan membakar kendaraan yang terparkir di dekat Masjid Al-Nour. Kobaran api menyebabkan kerusakan pada kendaraan tersebut dan memicu kepanikan warga sekitar.

Tak berhenti di situ, kelompok pemukim juga disebut mendobrak pintu Masjid Al-Nour sebelum membakar bagian pintu masuk bangunan ibadah tersebut. Upaya pembakaran masjid itu sempat mengancam keselamatan bangunan dan memicu kekhawatiran warga akan meluasnya kebakaran.

Beruntung, warga setempat bergerak cepat dan berhasil memadamkan api sebelum menjalar ke bagian dalam masjid. Sementara itu, para pelaku dilaporkan melarikan diri dari lokasi sesaat setelah melakukan aksinya.

Serangan tersebut terjadi hanya beberapa saat setelah insiden serupa mengguncang Kota Deir Dibwan, yang juga berada di sebelah timur Ramallah. Dalam kejadian itu, dua kendaraan dilaporkan terbakar, sementara dua kendaraan lainnya mengalami kerusakan.

Rangkaian insiden ini menambah daftar panjang ketegangan di wilayah Palestina, di mana serangan terhadap warga sipil dan properti terus menjadi sorotan. Warga setempat menilai aksi tersebut sebagai bagian dari gelombang serangan yang semakin intens terhadap komunitas Palestina dan aset-aset mereka di kawasan tersebut.

Peristiwa ini kembali memicu kekhawatiran akan meningkatnya eskalasi konflik di wilayah yang hingga kini masih diliputi ketegangan berkepanjangan. (Sumber: WAFA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *