KITAINDONESIASATU.COM – Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menjadi sorotan setelah melontarkan pernyataan mengenai kondisi Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei.
Dalam sebuah wawancara dengan media Amerika Serikat, Trump mengklaim bahwa Mojtaba telah “90 persen telah tiada” di tengah meningkatnya konflik bersenjata antara Amerika Serikat dan Iran.
Selain menyinggung kondisi Mojtaba Khamenei, Trump juga menyatakan bahwa kemampuan militer Iran telah mengalami pelemahan signifikan.
Ia menilai sejumlah kekuatan utama militer Iran, termasuk pertahanan udara serta para petinggi militernya, telah terdampak akibat rangkaian serangan yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.
Klaim Trump Muncul di Tengah Memanasnya Konflik
Pernyataan tersebut muncul ketika situasi keamanan di Timur Tengah masih berada dalam tensi tinggi. Sejak gelombang serangan yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran beberapa bulan lalu, berbagai perkembangan terus menjadi perhatian dunia internasional.
Di sisi lain, Mojtaba Khamenei diketahui belum kembali tampil di hadapan publik sejak ditetapkan sebagai Pemimpin Tertinggi Iran.
Ketidakhadirannya dalam sejumlah agenda kenegaraan, termasuk prosesi pemakaman ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei, sempat memunculkan berbagai spekulasi mengenai kondisi kesehatannya.
Meski demikian, Mojtaba sebelumnya telah menyampaikan pernyataan resmi yang menegaskan komitmen Iran untuk membalas kematian sang ayah.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa pemerintahan Iran tetap menyatakan sikap tegas terhadap serangan yang menewaskan sejumlah tokoh penting negaranya.





