NewsInternasional

Prancis Siagakan 70.000 Aparat, Gelombang Protes Eropa Dipicu Krisis Biaya Hidup

×

Prancis Siagakan 70.000 Aparat, Gelombang Protes Eropa Dipicu Krisis Biaya Hidup

Sebarkan artikel ini
kerusuhan Prancis
Sejumlah polisi mulai mengamankan toko-toko yang dijaran dan ketegangan lain di Prancis yang terjadi Sabtu lalu (18/10/2026) waktu setempat. foto: tangkapan layar

KITAINDONESIASATU.COM – Gelombang demonstrasi mewarnai sejumlah negara Eropa menjelang akhir Oktober 2026. Prancis dan Jerman bersiap menghadapi aksi massa pada Sabtu (31/10/2026), sementara Italia baru saja melewati pemogokan umum yang melibatkan pekerja dan mahasiswa di puluhan kota.

Aksi-aksi tersebut dipicu berbagai persoalan sosial dan ekonomi, mulai dari mahalnya biaya hidup, sulitnya mendapatkan tempat tinggal, persoalan pendidikan, hingga tuntutan peningkatan upah. Kebijakan pemerintah terkait anggaran militer dan penerapan kembali wajib militer juga menjadi sumber penolakan.

Situasi ini memperlihatkan meningkatnya keresahan masyarakat terhadap kondisi ekonomi dan arah kebijakan pemerintah.

Kalangan muda dan pekerja turun ke jalan untuk menyuarakan kekhawatiran mereka mengenai masa depan, pendapatan, serta kualitas layanan publik.

Prancis Kerahkan 70.000 Polisi dan Gendarme

Pemerintah Prancis meningkatkan kesiapsiagaan menjelang demonstrasi pada Sabtu. Menteri Dalam Negeri Laurent Nuñez mengumumkan pengerahan sekitar 70.000 polisi dan gendarme di seluruh negeri untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan.

Pihak berwenang memperingatkan adanya kemungkinan kerusuhan, terutama pada malam hari. Langkah pengamanan tersebut dilakukan setelah demonstrasi pada pekan sebelumnya dilaporkan diikuti sekitar 410.000 orang berdasarkan angka resmi yang disebutkan dalam laporan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *