Internasional

Elon Musk Soroti Wacana Puerto Rico Jadi Negara Bagian AS, Singgung Perebutan Kekuasaan 2028

×

Elon Musk Soroti Wacana Puerto Rico Jadi Negara Bagian AS, Singgung Perebutan Kekuasaan 2028

Sebarkan artikel ini
elon mush
SpaceX Elon Musk (Instagram @elon_musk_58953)

KITAINDONESIASATU.COM – Miliarder teknologi Elon Musk kembali menjadi sorotan setelah menyampaikan kekhawatiran mengenai kemungkinan Puerto Rico menjadi negara bagian Amerika Serikat.

Pernyataan tersebut berkaitan dengan prediksinya terhadap peta politik AS menjelang pemilihan presiden 2028.

Melalui unggahan di media sosial X pada Jumat, 30 Oktober 2026, Musk menilai kemenangan besar Partai Demokrat dalam pemilihan mendatang dapat membuka jalan bagi perubahan politik besar.

Salah satu skenario yang disorot adalah pemberian status negara bagian kepada Puerto Rico dan Washington DC.

Menurut pandangannya, langkah tersebut berpotensi memperkuat posisi Demokrat di Senat AS. Musk juga mengaitkan kemungkinan tersebut dengan perubahan kebijakan imigrasi dan penambahan jumlah hakim Mahkamah Agung.

Puerto Rico dan Washington DC Jadi Sorotan Politik AS

Musk mengemukakan tiga kekhawatiran apabila Demokrat berhasil menguasai DPR, Senat, dan kursi kepresidenan dalam pemilu 2028. Pernyataan tersebut sekaligus menjadi ajakan kepada pemilih untuk mendukung kandidat Partai Republik dalam pemilihan Senat.

Wacana pertama berkaitan dengan perubahan status Puerto Rico dan Washington DC menjadi negara bagian. Jika disetujui, kedua wilayah tersebut berpotensi memperoleh perwakilan penuh di Senat AS dengan masing-masing dua senator.

Kekhawatiran berikutnya menyangkut kemungkinan perubahan kebijakan perbatasan dan legalisasi status imigrasi bagi penduduk tanpa dokumen resmi.

Musk juga menyoroti potensi penambahan jumlah hakim Mahkamah Agung yang menurutnya dapat mengubah keseimbangan kekuasaan.

Namun, status Puerto Rico hingga kini masih menjadi persoalan politik yang membutuhkan keputusan Kongres AS.

Wilayah tersebut merupakan teritori Amerika Serikat dan penduduknya memiliki kewarganegaraan AS, tetapi tidak mempunyai perwakilan senator dengan hak suara penuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *