KITAINDONESIASATU.COM – Anggota DPRD DKI Jakarta, Hilda Kusuma Dewi, mendesak pengawasan ketat terhadap peredaran makanan olahan yang diduga menggunakan bahan ikan sapu-sapu.
Seruan ini muncul saat operasi penangkapan ikan sapu-sapu di kawasan Kalideres, Jakarta Barat. Menurut Hilda, ikan ini bukan sekadar hama biasa—perkembangbiakannya yang cepat justru menyimpan ancaman serius jika sampai masuk ke rantai konsumsi.
Sorotan tajam mengarah ke pedagang jajanan seperti siomay yang diduga menggunakan ikan sapu-sapu sebagai bahan baku. Masalahnya, ikan ini hidup di perairan tercemar.
Maka, dagingnya berpotensi mengandung bakteri hingga logam berat berbahaya seperti timbal—ancaman serius bagi kesehatan masyarakat.
Hilda mengingatkan pentingnya pengawasan berkelanjutan dan kepedulian bersama. Ia menegaskan, masyarakat harus waspada agar ikan sapu-sapu tidak dimanfaatkan oleh oknum tak bertanggungjawab untuk dijadikan makanan.
Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, memastikan hingga kini belum ada temuan kasus penggunaan ikan sapu-sapu sebagai bahan makanan di wilayahnya.
Namun, ia tak tinggal diam. Pengawasan akan diperketat dan koordinasi lintas instansi terus dilakukan. Jika ditemukan pelanggaran tindakan tegas siap dijatuhkan. (*)

