KITAINDONESIASATU.COM – Warga kawasan Pinang Ranti, Jakarta Timur, dibuat geger setelah sejumlah anak yang sedang bermain menemukan tas hitam misterius berisi obat keras jenis tramadol dan berbagai obat berbahaya lainnya.
Penemuan mengejutkan itu langsung memicu kepanikan warga lantaran tas tersebut ditemukan di area permukiman padat penduduk dan nyaris jatuh ke tangan anak-anak.
Kapolsek Makasar, Kompol Sumardi mengungkapkan bahwa pihak kepolisian langsung bergerak cepat usai menerima laporan dari warga terkait temuan mencurigakan tersebut.
“Kita sudah cek tempat kejadian perkara (TKP) oleh Bimas, Piket Intel, Reskrim dan Buser. Untuk tas beserta isinya sudah diamankan di Polsek. Untuk pemilik masih penyelidikan,” ujar Sumardi, Kamis (28/5).
Menurut keterangan polisi, tas hitam itu awalnya ditemukan tergeletak di depan sebuah gang di kawasan Pinang Ranti. Anak-anak yang menemukannya kemudian membawa tas tersebut sebelum akhirnya diserahkan kepada warga sekitar.
Saat dibuka bersama warga, isi tas membuat geger satu kampung. Di dalamnya ditemukan sejumlah obat daftar G, termasuk tramadol yang diketahui merupakan obat keras dengan pengawasan ketat dan hanya boleh digunakan berdasarkan resep dokter.
Video penemuan tas tersebut pun langsung viral di media sosial setelah diunggah akun Instagram @info_pinang_ranti. Dalam rekaman yang beredar, terlihat ibu-ibu warga sekitar memeriksa isi tas sambil panik melihat banyaknya obat keras di dalamnya.
“Saat dibuka ternyata ada obat yang bermerek tramadol dan lain-lain. Obat ini adalah obat yang mendapatkannya harus menggunakan resep dokter serta diawasi ketat peredarannya,” tulis akun tersebut.
Polisi kini masih memburu pemilik tas misterius itu dan mendalami kemungkinan adanya jaringan peredaran obat keras ilegal di wilayah Jakarta Timur, khususnya kawasan Pinang Ranti.
Warga mengaku resah karena obat-obatan berbahaya tersebut ditemukan begitu saja di lingkungan tempat tinggal mereka. Kekhawatiran makin besar karena tas itu pertama kali ditemukan oleh anak-anak yang tengah bermain di sekitar lokasi.
Hingga saat ini, tas beserta seluruh isi obat keras tersebut telah diamankan di Polsek Makasar sebagai barang bukti untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Polisi juga mengimbau masyarakat agar segera melapor jika menemukan benda mencurigakan atau aktivitas yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan obat-obatan terlarang di lingkungan sekitar.(*)


