News

Polisi Perketat Razia Malam, Obat Daftar G Ditemukan di Kendaraan yang Melintas di Duren Sawit

×

Polisi Perketat Razia Malam, Obat Daftar G Ditemukan di Kendaraan yang Melintas di Duren Sawit

Sebarkan artikel ini
angkot 1
Ilustrasi razai kendaraan.

KITAINDONESIASATU.COM – Razia besar-besaran yang digelar jajaran Polsek Duren Sawit di Jalan Pondok Kopi, Jakarta Timur, Rabu (27/5) malam, mengungkap temuan mengejutkan. Sejumlah pengendara kedapatan membawa obat keras dan berbahaya golongan daftar G saat pemeriksaan kendaraan berlangsung ketat.

Obat daftar G diketahui hanya boleh digunakan dengan pengawasan serta resep dokter. Namun dalam operasi malam itu, polisi justru menemukan obat tersebut dibawa oleh pengendara motor hingga sopir mobil boks yang melintas di lokasi razia.

Kanit Reskrim Polsek Duren Sawit, Bayu Indra Praga, mengatakan petugas menghentikan kendaraan roda dua dan roda empat secara acak untuk memeriksa kelengkapan surat, identitas pengendara, hingga isi barang bawaan.

“Temuan obat keras daftar G kami dapati dari pengendara motor dan juga pengemudi mobil boks saat razia berlangsung,” ujar Bayu, Kamis (28/5).

Suasana razia berlangsung tegang ketika petugas memeriksa satu per satu kendaraan yang melintas. Jok motor dibuka, tas diperiksa, hingga barang bawaan pengendara tak luput dari pengawasan aparat demi memastikan tidak ada senjata tajam maupun barang terlarang lainnya.

Polisi pertama kali menemukan obat keras tersebut dari dua pemuda berinisial A dan S yang tengah berboncengan menggunakan sepeda motor. Tak berselang lama, petugas kembali dibuat curiga setelah menemukan barang serupa dari seorang sopir mobil boks.

Tak hanya itu, aparat juga mendapati sejumlah kendaraan yang tidak dilengkapi surat-surat resmi berkendara. Pemeriksaan ketat pun dilakukan untuk mengantisipasi potensi kejahatan jalanan yang disebut masih rawan terjadi di sejumlah titik Ibu Kota.

Meski menemukan obat keras daftar G, polisi memastikan tidak ada senjata tajam maupun barang berbahaya lain yang ditemukan selama operasi berlangsung.

Dikatakan Bayu, razia stasioner ini akan terus digelar secara rutin sebagai langkah preventif menekan aksi kriminalitas jalanan dan menjaga keamanan warga Jakarta, khususnya pada malam hari.

“Razia akan terus dilakukan untuk mengantisipasi kejahatan jalanan yang saat ini masih rawan terjadi di sejumlah titik,” tegas Bayu. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *