KITAINDONESIASATU.COM – Sebanyak enam pohon tumbang di Jalan Rena Wijaya, tepat di depan Masjid Al Amanah, Villa Duta, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Senin 28 September 2026 kemarin sore, Peristiwa tersebut menyebabkan empat orang terluka, dua unit sepeda motor tertimpa, serta kabel listrik terdampak.
Kejadian tersebut menjadi perhatian terhadap pemeliharaan dan pengawasan kondisi pohon di wilayah perkotaan, khususnya yang berada di sekitar akses jalan dan aktivitas masyarakat.
Kronologi Pohon Tumbang di Bogor Timur
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadisasongko, mengatakan pihaknya menerima laporan mengenai kejadian tersebut dari warga melalui media sosial pada pukul 07.24 WIB.
“Kejadiannya sekitar 07.15 WIB, kami terima laporan warga melalui media sosial pukul 07.24 WIB,” ujar Dimas Tiko.
Menurutnya, kejadian pohon tumbang diduga terjadi karena kondisi sejumlah pohon yang sudah rapuh.
Enam Pohon Tumbang di Jalan Rena Wijaya
Adapun pohon yang tumbang terdiri atas satu pohon flamboyan dengan tinggi sekitar 40 meter dan diameter sekitar 40 sentimeter, satu pohon lengkeng dengan tinggi sekitar 8 meter dan diameter sekitar 10 sentimeter, satu pohon kibolong dengan tinggi sekitar 15 meter dan diameter sekitar 20 sentimeter, serta tiga pohon palem dengan tinggi sekitar 12 meter dan diameter sekitar 25 sentimeter.
“Pohon tersebut tumbang ke akses jalan dan menimpa kabel listrik serta dua unit sepeda motor. Serta terdapat 4 orang korban,” kata Dimas Tiko.
Empat Orang Terluka Akibat Pohon Tumbang
Dimas menjelaskan, keempat korban tersebut yakni berinisial R.D. yang mengalami luka pada lengan kiri dan mendapat penanganan medis di RS Mayapada. Saat kejadian, R.D. sedang berbelanja.
Kemudian, korban berinisial U. mengalami luka robek pada bagian kepala dan juga mendapat penanganan medis di RS Mayapada.
Korban lainnya, R., seorang pedagang sayur, mengalami luka pada bagian bahu dan telah mendapat penanganan dari tim Dinas Kesehatan Kota Bogor.
“Sedangkan satu korban lainnya mengalami memar dan langsung dibawa pulang ke rumah. Identitas korban tersebut masih belum diketahui,” terangnya.
BPBD dan Damkar Tangani Pohon Tumbang
Dimas menambahkan, petugas gabungan dari TRC-PB BPBD Kota Bogor dan Damkar Kota Bogor kemudian melakukan asesmen serta pemangkasan terhadap pohon-pohon yang tumbang untuk membuka kembali akses jalan.
Peristiwa pohon tumbang di Bogor tersebut turut menjadi perhatian terhadap fungsi pemeliharaan dan pengawasan pohon di Kota Bogor.
Pengawasan Kondisi Pohon di Kota Bogor
Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Keanekaragaman Hayati pada Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) Kota Bogor, Ratu Vivi Silviani, merupakan pejabat yang menangani bidang terkait pengelolaan keanekaragaman hayati.
Kejadian pohon tumbang yang diduga disebabkan kondisi pohon rapuh tersebut menjadi perhatian terhadap pentingnya pemantauan kondisi pohon secara berkala guna mengantisipasi risiko serupa, terutama di kawasan yang banyak dilalui masyarakat.
Saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Ratu Vivi memberikan jawaban singkat.
“Saya sedang diluar,” singkat Vivi, Selasa, 29 September 2026.
Pemantauan kondisi pohon di sekitar akses jalan dan kawasan yang banyak dilalui masyarakat menjadi perhatian dalam mengantisipasi risiko pohon tumbang.





