KITAINDONESIASATU.COM – Rencana pembangunan Jalan Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi (Prosiwangi) kembali mengalami perkembangan.
Rute pada segmen Besuki hingga Banyuwangi kini dikaji ulang karena terdapat sejumlah pertimbangan strategis yang memengaruhi jalur awal pembangunan.
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menyebut keberadaan Taman Nasional Baluran dan pangkalan militer menjadi pertimbangan dalam mengevaluasi rute lama.
Kajian tersebut dilakukan agar konektivitas dari Probolinggo menuju Banyuwangi dapat tetap terwujud tanpa mengabaikan kondisi kawasan yang dilintasi.
Salah satu alternatif yang sedang didalami adalah mengarahkan jalur dari Besuki atau Suboh menuju Bondowoso. Dari wilayah tersebut, trase kemudian dapat diteruskan menuju Jember sebelum mengarah ke Banyuwangi.
Jalur Bondowoso-Jember Jadi Opsi Baru Tol Prosiwangi
Emil menjelaskan bahwa opsi melalui Bondowoso dan Jember masih berada dalam tahap pengkajian oleh Kementerian Pekerjaan Umum. Artinya, jalur tersebut belum dapat dianggap sebagai trase final Tol Prosiwangi.
Tingginya kebutuhan masyarakat terhadap konektivitas menuju Banyuwangi menjadi salah satu alasan kajian terus dilakukan.
Keberadaan jalan tol diharapkan dapat memperkuat akses antarwilayah sekaligus mendukung konektivitas menuju jalur penyeberangan Banyuwangi-Bali.
Di sisi lain, pembangunan Tol Prosiwangi pada sejumlah segmen terus berjalan. Ruas Gending-Kraksaan dan Kraksaan-Paiton telah menyelesaikan uji laik fungsi dan secara administratif disebut siap beroperasi, meski masih menunggu koordinasi teknis final.






