Libatkan Banyak Unsur SAR
Operasi pencarian melibatkan sejumlah unsur, mulai dari Basarnas Pos SAR Sukabumi, Polairud, Balawista, TNI Pos AL Palabuhanratu, RAPI Palabuhanratu, HNSI Palabuhanratu, Wanadri, SAKA SAR, Sehati Gerak Bersama, SAR Khatulistiwa, hingga keluarga korban.
Untuk menunjang pencarian, tim mengerahkan berbagai sarana dan peralatan. Di antaranya Rescue Car Truck, peralatan SAR air, peralatan medis, Aqua Eye, radio komunikasi, serta drone thermal.
Namun, proses pencarian tidak sepenuhnya berjalan dalam kondisi ideal. Cuaca dan kondisi laut menjadi salah satu tantangan yang harus diperhitungkan oleh tim di lapangan.
Gelombang laut dilaporkan mencapai sekitar 2,2 meter hingga sore hari. Sementara kecepatan angin berada di kisaran 15 knot.
Meski kondisi tersebut cukup berisiko, seluruh SRU tetap menjalankan penyisiran sesuai rencana operasi. Area yang telah ditentukan diperiksa melalui berbagai metode untuk meningkatkan peluang menemukan korban.
Hasil Pencarian Masih Nihil
Hingga pencarian pada hari tersebut dihentikan, Doa Khairul Ikhsan belum ditemukan. Tim SAR Gabungan menyatakan hasil pencarian masih nihil.






