Berita UtamaNews

Empat Korban Ledakan di Pakuwon City Surabaya Diduga Luka Parah, Kini Dirawat di ruang ICU

×

Empat Korban Ledakan di Pakuwon City Surabaya Diduga Luka Parah, Kini Dirawat di ruang ICU

Sebarkan artikel ini
ledakan pakuwon city 1
Kondisi korban dan TKP usai terjadi ledakan di komplek Pakuwon City Surabaya Timur, Kota Surabaya, Selasa (6/10/2026). foto: tangkapan layar

KITAINDONESIASATU.COM – Ledakan yang terjadi di salah satu rumah makan di sebuah Ruko kawasan Pakuwon City Mulyorejo Kota Surabaya bagian timur pagi itu mengejutkan warga di blok kawasan ini yang sedang menikmati sarapan pagi, Selasa (6/10/2026) pukul 07:00 WIB.

Akibat ledakan ini sebanyak 5 korban mengalami luka bakar parah dan ringan, salah satu korban sudah masuk ke IGD RSUD Dr Soetomo Surabaya yang sebelumnya ditangani RS Mitra Keluarga sebelum dirujuk ke RSUD Dr Soetomo.

Sementara ada beberapa korban lainnya yang kemungkinan akan menyusul masuk ke IGD RSUD Dr Soetomo, namun pihak rumah sakit masih sedang melakukan koordinas dengan pihak IGD terkait kedatangan korban.

Empat korban itu sedang mendapat penangan intensif dari RSUD Haji Sukolilo Surabaya, kemungkinan dua orang akan dirujuk ke RSUD Dr Soetomo dan dua korban lainnya dari IGD masuk ke ICU RSUD Haji Sukolilo Surabaya.

Empat korban yang kini sedang mendapat penanganan dari pihak rumah sakit Asrama Haji dan rumah sakit Dr Soetomo diperkirakan kondisinya cukup serius sehingga sudah masuk ruang ICU.

Seperti kita ketahui sebelumnya ledakan terjadi di restoran kawasan Perumahan San Antonio Mulyorejo, Komplek perumahan elit Pakuwon City yang berada di kawasan Surabaya Timur Kota Surabaya pukul 07:42 WIB.

Akibat ledakan tersebut sejumlah banginan Ruko lainnya yang berhimpitan dengan ledakan ini mengalami kerusakan parah seperti dialami salah satu stan toko sepatu temboknya jebol hingga sepatu yang dipajang dietalase berhamburan akibat ledakan itu.

Selain merusak bangunan ledakan juga merusak sejumlah kendaraan mobil dan sepeda motor yang terpakir di sekitar lokasi kejadian tersebut.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Luthfie Sulistiawan kepada wartawan saat mengunjungi lokasi kejadian mengatakan ledakan melukai sejumlah orang yang telah dilarikan ke rumah sakit.

Dari 5 korban ada empat korban laki-laki dan seorang perempuan, sudah di rawat di rumah sakit Haji, mudah-mudahan segera diberikan kesembuhan.

Kapolres menyebut peristiwa ledakan terjadi sekitar pukul 07:00 WIB saat itu para koki sedang memasak, sempat mencium bau gas, kemudian dalam sekejam terjadi semacam ledakan.

Dari informasi yang diperoleh mengungkapkan sebelum terjadi ledakan tercium bau gas di Ruko Nomor 62, kemudian alarm Elpijoi juga berbunyi, namun karyawan tidak sempat menyelamatkan diri ledakan langsung terjadi sangat cepat.

Menurut Kapolrestabes Surabaya ledakan terjadi berasal dari selang Elpiji 50 kg kemudian merembet ke dua Elpiji lainnya di lokasi yang sama hingga menimbulkan ledakan lebih besar.

Sementara dari hasil pantauan dilapangan belasan Ruko lainnya terdampak akibat ledakan tersebut mengalami kaca pecah berada di seberang lokasi serta bagian kanan dan kiri bangunan juga mengalami hal yang sama.

Bangunan yang paling para adalah bangunan yang berhimpitan dengan pusat ledakan hingga temboknya jebol akibat ledakan itu, kebetulan merupakan toko sepatu hingga menjebol tembok akibat kerasnya ledakan.

Sejumlah petugas kepolisian dan INAFIS, Gegana hingga pemadam kebakaran sudah staby di lokasi kejadian, tim Gegana terlihat masuk ke dalam ruko sebagai pusat terjadinya ledakan.

Para pemiliki toko yang terdampak masih menunggu di lokasi masing-masing, sementara Jalanj Kalisari Utara di kawasan Pakuwon CIty untuk sementara ditutup untuk proses penyelidikan petugas kepolisian setempat. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *