Nilai ekonomi kosmetik tersebut diperkirakan mencapai Rp18,9 miliar. Dengan demikian, kelompok kosmetik menjadi bagian terbesar dari nilai temuan yang diamankan BPOM.
“Obat bahan alam dan suplemen kesehatan tanpa izin edar sebanyak 44 item dengan total 23.532 pieces dengan nilai perekonomian Rp6,1 miliar. Kosmetik tanpa izin edar dan atau diduga palsu sebanyak 243 item dengan total pieces-nya 436.059 pieces dengan nilai perekonomian Rp18,9 miliar,” kata Taruna.
Ada Spirulina, Suplemen hingga Produk Perawatan Kulit
Petugas menemukan beragam produk di dalam gudang tersebut. Untuk kelompok obat bahan alam, di antaranya terdapat Sausando Saka Spirulinum dan Lumbar Spine Cooling Gel.
BPOM juga menemukan sejumlah produk impor ilegal berupa suplemen kesehatan. Beberapa di antaranya Youthvita, Magnesium Glycinate, Women’s Probiotic, dan Collagen.
Selain itu, terdapat Calcium Magnesium Zinc serta berbagai produk kosmetik yang tidak memenuhi ketentuan.
Produk kosmetik yang ditemukan antara lain Sun Cream Purple, Sun Cream Pink, 345 Relief Cream, Vital Spray Serum, dan First Spray Serum.





