NewsBerita Utama

Video Penampakan Awan Bergulung Sebelum Hujan Angin di Jember, Terekam Kamera Warga

×

Video Penampakan Awan Bergulung Sebelum Hujan Angin di Jember, Terekam Kamera Warga

Sebarkan artikel ini
Penampakan Awan Bergulung Sebelum Hujan Angin di Jember (Pixabay/Valter Cirillo)
Penampakan Awan Bergulung Sebelum Hujan Angin di Jember (Pixabay/Valter Cirillo)

KITAINDONESIASATU.COM – Berikut ini video penampakan awan bergulung sebelum hujan Angin di Jember yang membuat panik warga.

Warga dikejutkan dengan munculnya awan bergulung yang menyerupai cumulonimbus sebelum hujan angin melanda daerah tersebut.

Video rekaman kejadian ini pun viral di media sosial, menarik perhatian banyak netizen.

Salah satu warga yang merekam momen tersebut adalah Nanda Luna. Ia mengunggah video penampakan awan bergulung itu melalui akun Facebook miliknya.

Dalam unggahannya pada Rabu 19 Maret, akun Facebook Nanda Luna menuliskan, “Sebelum hujan angin terlihat awan cumulonimbus bergulung-gulung dari arah selatan dengan pergerakan yang relatif cepat. Semoga tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.”

Ia juga menyebutkan lokasi kejadian berada di area Kelurahan Antirogo, Jember.

Dalam video yang diunggahnya, tampak langit yang mendung disertai awan tebal yang bergerak dengan cepat.

Dari area persawahan, terlihat dengan jelas bagaimana awan itu bergulung, menciptakan pemandangan yang cukup mengerikan.

Sejumlah warga terlihat keluar rumah untuk menyaksikan langsung fenomena langka tersebut.

Komentar Netizen Penampakan Awan Bergulung

image 96
Penampakan Awan Bergulung Sebelum Hujan Angin di Jember

Video ini pun mengundang banyak komentar dari warganet. Salah satu pengguna Facebook, Ariff Namikulo, menuliskan bahwa jenis awan seperti ini sangat dihindari oleh para pilot.

“Ini awan yang paling ditakutin pilot,” tulisnya.

Video klik di sini–> https://www.facebook.com/reel/991886495809559

Komentar lainnya datang dari Pikiren Dewe, yang membagikan dampak buruk dari fenomena ini. “Mojosari Puger banyak rumah hancur kena angin beliung,” katanya.

Hal ini menunjukkan bahwa daerah lain di sekitar Jember juga mengalami dampak dari cuaca ekstrem tersebut.

Sementara itu, Fino Jidan Saputra juga turut berbagi pengalaman yang sama.

“Daerah rumahku juga sama bos, hujan plus angin kencang dari arah selatan. Kok tumben pagi-pagi sudah hujan,” tulisnya.

Demikian fenomena awan cumulonimbus atau awan bergulung yang dikaitkan dengan potensi hujan lebat, petir, hingga angin kencang.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *