KITAINDONESIASATU.COM – Memasuki malam 1 Muharram 1448 Hijriah yang jatuh pada Senin (15/6/2026) malam, umat Muslim di berbagai daerah kembali menghidupkan tradisi luhur dari para ulama salaf, salah satunya adalah minum susu putih murni.
Tradisi yang diijazahkan oleh para ulama terkemuka, seperti Abuya Al-Maliki, ini bukan sekadar kebiasaan jasmani, melainkan sebuah amalan yang sarat akan makna spiritual (tafa’ul).
Meminum susu putih di awal tahun baru Islam menjadi simbol doa dan harapan agar lembaran hidup selama satu tahun ke depan senantiasa bersih, suci, dan dipenuhi kebaikan.
Selain bermakna kesucian hati, susu putih juga melambangkan harapan akan kelapangan rezeki yang berkah dan kesehatan yang prima untuk menjalankan ibadah. Secara sunah, saat meminumnya umat Muslim dianjurkan membaca doa khusus yang diajarkan Rasulullah SAW agar Allah SWT memberikan keberkahan dan menambahkan kenikmatan tersebut.
Lewat tradisi ini, umat Islam diajak mengawali tahun baru dengan optimisme tinggi serta hati yang bersih demi meraih rida-Nya.(*)

