KITAINDONESIASATU.COM – Orem-Orem Arema adalah salah satu kuliner khas Malang yang telah bertahan lebih dari dua dekade. Kuliner ini terkenal dengan sajian orem-orem yang tetap mempertahankan cita rasa otentik sejak pertama kali didirikan pada tahun 1995.
Pemilik warung, Alex Suprapto, memastikan bahwa bahan-bahan utama seperti tempe, ketupat, dan kuah santan tetap digunakan untuk menjaga keaslian rasa.
Untuk orem-orem yang dibuatnya, memang ada tambahan ayam dan telur asin.
Akan tetapi, kata Alex, bahan-bahan itu hanya sebagai variasi, tanpa mengubah rasa asli dari orem-orem.
“Sejak awal, saya selalu berkomitmen untuk menjaga cita rasa orem-orem agar tetap konsisten,” ujar Alex suatu ketika kepada wartawan.
Menurutnya, konsistensi rasa adalah kunci utama yang membuat pelanggannya tetap setia menikmati hidangan ini selama bertahun-tahun.
Orem-orem terdiri dari bahan sederhana seperti ketupat, tempe, dan kuah santan yang dipadukan dengan toge segar.
Alex menjelaskan bahwa ketupat yang digunakan dibungkus dengan daun kelapa, berbeda dengan lontong yang menggunakan daun pisang.
“Beberapa orang mungkin mengira orem-orem adalah lontong sayur, tapi sebenarnya orem-orem punya ciri khas tersendiri,” tambah Alex.



