Lifestyle

Menyingkap Keberadaan Allah: Menjadikan Tuhan Sebagai Dalil, Bukan Makhluk

×

Menyingkap Keberadaan Allah: Menjadikan Tuhan Sebagai Dalil, Bukan Makhluk

Sebarkan artikel ini
WhatsApp Image 2026 07 03 at 10.25.57
Kitab Al-Hikam jadi bacaan wajib pengelola pesantren di Indonesia. (Ist)

KITAINDONESIASATU.COM – Dalam Kitab Al-Hikam karya Syekh Ibnu Atha’illah as-Sakandari, hikmah ke-38 menegaskan perbedaan mendasar tingkat spiritual seseorang dalam mengenal Pencipta.

Hikmah ini menggarisbawahi dua tingkatan manusia: mereka yang menjadikan Allah sebagai bukti atas segalanya (murodun), serta mereka yang masih membutuhkan ciptaan sebagai bukti keberadaan-Nya (muridun).

Ibnu Atha’illah menjelaskan bahwa orang yang telah sampai pada maqam makrifat sejati tidak lagi mencari petunjuk keberadaan Tuhan melalui fenomena alam semesta. Bagi mereka, wujud Allah begitu nyata, terang, dan tidak pernah gaib, sehingga Allah-lah yang menjadi dalil atas keberadaan seluruh makhluk.

Sebaliknya, menjadikan makhluk sebagai dasar untuk membuktikan keberadaan Allah menandakan seseorang belum mencapai kedekatan sempurna.

Pesan utama hikmah ini mengajak umat Islam untuk memperdalam ketauhidan. Keberadaan Allah bersifat mutlak dan tidak membutuhkan perantara alam untuk membuktikannya.

Fenomena spiritual ini mengingatkan manusia agar tidak terjebak pada simbol-simbol duniawi, melainkan langsung menyadari kehadiran Sang Pencipta dalam setiap aspek kehidupan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *