KITAINDONESIASATU.COM – Penelitian terbaru dari University of Lausanne mengungkap fakta mengejutkan soal vitamin B7. Studi ini menunjukkan bahwa kekurangan vitamin B7 dapat menjadi titik lemah yang mampu menghentikan pertumbuhan sel kanker.
Temuan ini, sebagaimana laporan sumber membuka perspektif baru dalam dunia medis. Selama ini, para ilmuwan terus mencari cara untuk mengeksploitasi kelemahan sel tumor agar terapi kanker menjadi lebih efektif dan tepat sasaran.
Dalam kondisi normal, semua sel membutuhkan nutrisi untuk bertahan hidup.
Salah satu zat penting adalah glutamin, asam amino yang berperan besar dalam pembentukan protein dan DNA, sehingga sangat vital bagi pertumbuhan sel.
Namun, sel kanker diketahui memiliki ketergantungan tinggi terhadap glutamin.
Fenomena ini sering disebut sebagai “kecanduan glutamin”, di mana sel tumor sangat bergantung pada zat tersebut untuk terus berkembang dan membelah diri.
Meski begitu, penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Molecular Cell menemukan bahwa sel kanker ternyata mampu beradaptasi. Mereka bisa mencari jalur alternatif untuk tetap bertahan hidup saat suplai glutamin menurun.

