Selain itu, otot yang bergerak menghasilkan myokines, termasuk BDNF (brain-derived neurotrophic factor), yang berperan memelihara sel saraf, merangsang tumbuhnya neuron baru, dan memperkuat jaringan saraf yang sudah ada.
Mengaktifkan Jantung
Hiking disebut sebagai salah satu cara efektif mengaktifkan kerja jantung dan memperlancar peredaran darah tanpa kebutuhan alat khusus.
Dr. Perlmutter menyebut bahwa aktivitas berjalan secara konsisten dapat memperkuat sistem yang berperan penting bagi otak — mulai dari sistem kekebalan, metabolisme, hingga neuroplastisitas atau kemampuan otak beradaptasi.
Hanya dengan beberapa sesi berjalan setiap minggu, seseorang dapat meningkatkan fungsi otak yang berkaitan dengan memori, pengendalian emosi, serta kognisi keseluruhan.
Mengurangi Risiko Penurunan Kognitif
Penelitian yang disampaikan Dr. Perlmutter menunjukkan bahwa hiking berperan dalam pertumbuhan sel otak dan memperlambat penurunan kognitif karena peningkatan ukuran otak dan kadar BDNF biasanya berkorelasi dengan risiko yang lebih kecil terhadap Alzheimer dan jenis demensia lainnya.



