Area otak yang sangat berhubungan dengan memori, yakni hippocampus, terbukti membesar ketika seseorang rutin beraktivitas fisik.
Penelitian selama setahun terhadap kelompok dewasa yang rajin berjalan menunjukkan bahwa hippocampus mereka meningkat sekitar 2 persen, berbeda dengan kelompok yang hanya melakukan peregangan dan justru mengalami sedikit pengurangan volumenya.
Mengingat peran besar hippocampus dalam membentuk serta mengambil memori, berjalan membantu menjaga wilayah ini tetap kuat dan lebih tahan terhadap penuaan dan penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer.
Menggerakkan Tubuh
Menurut Dr. Perlmutter, gerakan tubuh mengirimkan gelombang sinyal ke otak yang membuatnya tetap waspada dan responsif.
Sinyal-sinyal tersebut memberi tahu otak bahwa tubuh sedang aktif berinteraksi dengan lingkungan, sehingga neuron tetap terhubung dan tidak mudah melemah. Aktivitas fisik juga meningkatkan aliran darah dan suplai oksigen ke otak.



