KITAINDONESIASATU.COM-Bangun sekali di malam hari untuk ke kamar mandi adalah hal yang wajar dan dialami oleh banyak orang.
Namun, jika frekuensi ini meningkat secara signifikan, tubuh mungkin sedang mengirimkan sinyal peringatan.
Para ahli kesehatan memperingatkan bahwa kebiasaan ini bisa menjadi indikator masalah kesehatan yang mendasarinya, bukan sekadar gangguan tidur biasa.
Memahami Batas Normal: Kapan Disebut Nokturia?
Dalam dunia medis, kondisi sering buang air kecil di malam hari dikenal sebagai nokturia.
Menurut laporan medis terkini, kondisi ini memengaruhi hampir 50 persen populasi dewasa di atas usia 50 tahun, dan prevalensinya cenderung meningkat seiring bertambahnya usia.
Dr. Ali Dabbaja, seorang ahli urologi, memberikan patokan yang jelas: “Setiap individu memiliki frekuensi buang air kecil yang normal.
Namun, jika Anda terbangun setidaknya dua kali dalam periode tidur 8 jam, hal tersebut sudah dikategorikan sebagai buang air kecil nokturnal yang memerlukan evaluasi lebih lanjut.”

