Namun, hasil ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan efektivitasnya.
Mendukung sistem kekebalan tubuh
Pare mengandung vitamin C dan berbagai antioksidan yang berperan dalam menjaga daya tahan tubuh. Beberapa penelitian laboratorium juga menunjukkan bahwa senyawa tertentu dalam pare memiliki aktivitas terhadap bakteri seperti Staphylococcus aureus dan Escherichia coli.
Meski demikian, hasil penelitian laboratorium tidak selalu memberikan efek yang sama pada manusia sehingga diperlukan studi klinis lebih lanjut.
Berpotensi menghambat pertumbuhan sel kanker
Beberapa penelitian awal menunjukkan bahwa antioksidan dan senyawa bioaktif dalam pare memiliki potensi menghambat pertumbuhan beberapa jenis sel kanker di laboratorium.
Namun, hingga saat ini belum ada bukti yang cukup untuk menyatakan bahwa konsumsi pare dapat mencegah atau mengobati kanker pada manusia. Karena itu, pare sebaiknya hanya dipandang sebagai bagian dari pola makan sehat, bukan sebagai terapi utama.
Tetap perhatikan efek samping
Walaupun memiliki berbagai manfaat, konsumsi pare juga dapat menimbulkan efek samping pada sebagian orang, seperti mual, diare, sembelit, sakit perut, atau pusing.

