KesehatanLifestyle

Pisang vs Ubi Jalar, Mana Lebih Baik untuk Menjaga Gula Darah dan Menurunkan Berat Badan?

×

Pisang vs Ubi Jalar, Mana Lebih Baik untuk Menjaga Gula Darah dan Menurunkan Berat Badan?

Sebarkan artikel ini
pisang
Pisang dan ubi jalar sama-sama bergizi. Simak perbedaan serat, indeks glikemik, vitamin, dan pilihan untuk gula darah serta berat badan, ya.(Pexels/Engin Akyurt)

Pisang juga mengandung vitamin C, meskipun jumlahnya umumnya lebih rendah dibandingkan ubi jalar dalam perbandingan porsi tersebut.

Kandungan vitamin C pada makanan dapat berubah akibat penyimpanan dan proses memasak. Oleh sebab itu, angka nutrisi sebaiknya dipahami sebagai perkiraan, bukan nilai yang selalu sama untuk setiap bahan pangan.

Vitamin A

Inilah salah satu keunggulan utama ubi jalar berdaging oranye.

Warna oranye pada ubi jalar berasal dari beta-karoten, pigmen tumbuhan yang dapat diubah tubuh menjadi vitamin A. Nutrisi ini penting untuk menjaga penglihatan, mendukung sistem kekebalan tubuh, dan membantu fungsi normal sejumlah organ.

Pisang tidak mengandung beta-karoten sebanyak ubi jalar oranye. Karena itu, ubi jalar dapat menjadi pilihan yang baik bagi orang yang ingin menambah asupan provitamin A melalui makanan.

Folat

Dalam hal folat, pisang justru memiliki keunggulan berdasarkan perbandingan yang digunakan dalam data nutrisi tersebut.

Satu pisang berukuran sedang mengandung sekitar 23,6 mikrogram folat, sedangkan satu ubi jalar panggang berukuran sedang menyediakan sekitar 6,84 mikrogram.

Folat merupakan vitamin B yang dibutuhkan tubuh untuk pembentukan DNA dan materi genetik, serta berperan penting dalam pembentukan sel.

Perbedaan ini menunjukkan bahwa tidak ada satu makanan yang unggul dalam seluruh aspek gizi. Mengonsumsi beragam buah dan sayuran dapat membantu tubuh memperoleh nutrisi yang lebih lengkap.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *