Karena itu, tidak tepat jika pisang dianggap selalu menyebabkan lonjakan gula darah lebih tinggi daripada ubi jalar.
Indeks glikemik atau IG dapat digunakan sebagai salah satu acuan untuk memahami pengaruh makanan berkarbohidrat terhadap gula darah. Namun, nilai IG kedua makanan ini bisa berbeda-beda sesuai tingkat kematangan dan pengolahannya. Ubi jalar yang direbus, misalnya, dapat memberikan respons berbeda dibandingkan ubi yang dipanggang.
Jumlah makanan yang dikonsumsi juga penting. Dengan demikian, penderita diabetes sebaiknya memperhatikan porsi karbohidrat dan respons gula darah tubuh, bukan hanya memilih makanan berdasarkan jenisnya.
2. Mana yang Lebih Baik untuk Menurunkan Berat Badan?
Bagi orang yang sedang berusaha menurunkan berat badan, pisang maupun ubi jalar bisa menjadi bagian dari menu harian yang sehat.
Keduanya mengandung karbohidrat yang menyediakan energi untuk menjalankan aktivitas. Selain itu, kandungan seratnya dapat membantu memberikan rasa kenyang.
Serat membantu memperlambat proses pencernaan dan mendukung kesehatan saluran cerna. Ketika dikonsumsi dalam porsi yang sesuai, makanan berserat dapat membantu seseorang mengendalikan rasa lapar.
Ubi jalar memiliki keunggulan dalam hal kandungan serat pada sejumlah ukuran porsi. Sebagai gambaran, satu ubi jalar panggang berukuran sedang mengandung sekitar 3,8 gram serat.





