KesehatanLifestyle

Pisang vs Ubi Jalar, Mana Lebih Baik untuk Menjaga Gula Darah dan Menurunkan Berat Badan?

×

Pisang vs Ubi Jalar, Mana Lebih Baik untuk Menjaga Gula Darah dan Menurunkan Berat Badan?

Sebarkan artikel ini
pisang
Pisang dan ubi jalar sama-sama bergizi. Simak perbedaan serat, indeks glikemik, vitamin, dan pilihan untuk gula darah serta berat badan, ya.(Pexels/Engin Akyurt)

Namun, bukan berarti pisang harus dihindari ketika sedang menjalani program penurunan berat badan. Buah ini praktis dibawa, memiliki rasa manis alami, dan dapat menjadi alternatif camilan dibandingkan makanan tinggi gula tambahan.

Hal yang paling menentukan keberhasilan penurunan berat badan tetaplah keseimbangan antara asupan energi dan energi yang digunakan tubuh. Cara memasak juga perlu diperhatikan, terutama jika ubi jalar diolah dengan tambahan gula, mentega, atau bahan berkalori tinggi.

3. Perbandingan Kandungan Gizi Pisang dan Ubi Jalar

Pisang dan ubi jalar menyediakan nutrisi yang berbeda. Berikut beberapa kandungan yang patut diperhatikan.

Kalium

Pisang sering dikaitkan dengan kalium, mineral yang membantu menjaga fungsi otot, saraf, keseimbangan cairan, dan tekanan darah.

Namun, ubi jalar panggang berukuran sedang ternyata juga mengandung kalium dalam jumlah cukup tinggi.

Berdasarkan data nutrisi, satu ubi jalar panggang berukuran sedang menyediakan sekitar 542 miligram kalium. Sementara itu, satu pisang berukuran sedang mengandung sekitar 422 miligram.

Keduanya dapat membantu memenuhi kebutuhan kalium harian sebagai bagian dari pola makan seimbang.

Vitamin C

Ubi jalar dapat menjadi sumber vitamin C yang baik. Vitamin ini berperan dalam mendukung fungsi sistem kekebalan tubuh, pembentukan kolagen, dan perlindungan sel dari kerusakan akibat radikal bebas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *