KITAINDONESIASATU.COM – Minyak ikan dan omega-3 kerap menjadi pilihan utama masyarakat untuk menjaga kesehatan jantung sekaligus membantu mengontrol tekanan darah. Namun, menurut para ahli, tidak ada satu jawaban yang berlaku untuk semua orang.
Pilihan terbaik sangat bergantung pada kondisi kesehatan, risiko penyakit jantung, serta kebutuhan masing-masing individu.
Sebagian besar orang sebenarnya bisa memperoleh manfaat omega-3 hanya dengan mengonsumsi ikan berlemak secara rutin.
Namun, pada kelompok tertentu, asupan dari makanan saja tidak selalu cukup sehingga diperlukan suplemen minyak ikan, bahkan dalam beberapa kasus obat omega-3 resep dokter untuk mencapai efek klinis yang optimal.
Omega-3 sendiri merupakan kelompok lemak tak jenuh ganda, dengan dua jenis paling penting bagi jantung yaitu DHA (docosahexaenoic acid) dan EPA (eicosapentaenoic acid). Kedua asam lemak ini banyak ditemukan secara alami dalam ikan berlemak seperti salmon, makarel, sarden, haring, dan tuna.
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi dua porsi ikan setiap minggu dapat menurunkan risiko penyakit jantung sekitar 10 persen.




