Waktu yang Ideal (Jeda 30-45 Menit): Para ahli sepakat bahwa waktu terbaik adalah setelah proses pencernaan dimulai, yaitu sekitar 30-45 menit pasca-makan.
Pada jeda ini, tubuh sudah mulai menyerap nutrisi, dan teh tidak akan mengganggu penyerapan zat besi. Jeda ini juga mencegah pengenceran cairan lambung yang mengganggu pencernaan .
Rekomendasi Praktis untuk Konsumsi Teh Harian
Berdasarkan data ilmiah yang ada, berikut adalah protokol minum teh yang direkomendasikan oleh para ahli gizi untuk memaksimalkan manfaat bagi hati:
Batasi Dosis: Patuhi aturan 2-3 cangkir teh dengan kekuatan sedang per hari .
Kreasikan Waktu: Jadwalkan konsumsi teh di antara waktu makan (misalnya, 1 jam setelah makan siang atau 1 jam sebelum makan malam) agar tidak bertabrakan dengan penyerapan nutrisi.
Hindari Perut Kosong: Jangan pernah memulai hari dengan segelas teh kental tanpa sarapan. Ini adalah kebiasaan paling berisiko bagi hati dan lambung.
Perhatikan Suplemen: Berhati-hatilah dengan suplemen ekstrak teh hijau untuk menurunkan berat badan. Beberapa laporan kasus di Australia dan Inggris mencatatkan gagal hati pada remaja setelah mengonsumsi produk tersebut karena dosis katekin yang sangat tinggi .

