Karena itu, temuan mengenai metabolit tersebut memberikan petunjuk tambahan mengenai kemungkinan hubungan konsumsi kopi dengan kesehatan metabolisme.
Meski demikian, penelitian ini belum dapat digunakan untuk menyimpulkan bahwa minum kopi secara langsung mencegah diabetes. Diperlukan penelitian lanjutan untuk memahami mekanisme dan hubungan sebab-akibatnya.
Efek pada Hormon Seks Lebih Terlihat pada Pria
Temuan yang cukup menarik dari penelitian ini berkaitan dengan hormon seks. Para peneliti menemukan adanya hubungan antara konsumsi kopi dan perubahan kadar hormon pada pria maupun wanita.
Efek tersebut terlihat lebih jelas pada peserta pria. Peningkatan konsumsi kopi berkaitan dengan kadar testosteron total dan testosteron yang tersedia secara biologis (bioavailable testosterone) yang lebih tinggi.
Menurut para peneliti, perubahan hormonal tersebut mungkin ikut menjelaskan hubungan antara kopi dan beberapa aspek kesehatan metabolisme. Temuan ini sekaligus menjadi salah satu bagian penting dalam penelitian mengenai kopi dan hormon seks.
Kopi Mengandung Ribuan Senyawa Bioaktif
Para peneliti menjelaskan bahwa kopi mengandung lebih dari 1.000 senyawa bioaktif. Beberapa di antaranya adalah kafein, cafestol, kahweol, dan asam klorogenat.



